0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Bakal Tarik Ijin Pemakaian Shelter Sriwedari yang Tak Dipakai

dok.timlo.net/Indira Jayendra Iswari
Sejumlah PKL Sriwedari kerja bakti membersihkan shelter (dok.timlo.net/Indira Jayendra Iswari)

Solo — Pemerintah Kota Solo mengancam akan mencabut hak pakai shelter dari para PKL. Pencabutan akan dilakukan bila shelter tidak ditempati dalam waktu dua bulan sejak diresmikan, Jumat (18/11) lalu.

“Kalau nekat tidak lebih dari dua bulan tidak ditempati akan kita beri sanksi. Bisa jadi kita coret namanya sebagai pengguna shelter,” kata Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP), Subagyo, Kamis (1/12).

Selama ini pihaknya masih terus membujuk para PKL agar segera menempati shelter yang dibangun dengan dana bantuan dari salah satu bank itu. Sejak diminta pindah dari city walk, ke Selatan Stadion Sriwedari, para PKL memang lebih memilih membuka warung di tempat lain di pinggir jalan. DPP bisa memaklumi lantaran waktu itu di Selatan Stadion belum dibuatkan shelter.

“Kita terus melakukan pendekatan agar mereka mau menempati shelter. Kalau tidak mau kita tanya alasannya kenapa,” kata dia.

Dalam membangun shelter, DPP telah mengakomodasi berbagai tuntutan PKL. Lingkungan shelter yang dikeluhkan becek dan panas telah diatasi dengan menguruk area sekitar shelter dengan pasir dan meenanam 50 pohon penghijauan. Setiap shelter pun telah diberi tempat sampah.

“Kalau masih ada yang belum terpenuhi, kami minta mereka bersabar dulu. Kan tidak mungkin semua yang kita inginkan langsung terpenuhi,” kata dia.

Sementara itu, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat peresmian sempat berpesan kepada PKL agar tidak terlalu banyak menuntut. Ia meyakinkan bahwa Pemkot merelokasi mereka demi kebaikan bersama.

“Tidak mungkin kita memindahkan PKL ke sini supaya mereka mati. Nanti pelan-pelan kan juga ramai. Sebentar lagi Museum Keris akan kita resmikan. Di Sriwedari juga mau kita bangun Masjid Raya. Itu kan nanti bisa menarik pengunjung,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge