0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Pertanyakan Dampak Fly Over Manahan

dok.timlo.net/gg
Ketua Pansus Raperda Permukiman Kumuh DPRD Solo, Ginda Ferachtriawan (dok.timlo.net/gg)

Solo – Kalangan legislatif mempertanyakan terkait belum adanya sosialisasi terhadap pedagang di Kawasan Manahan yang terdampak pembangunan fly over. Padahal, proyek pembangunan fly over Manahan akan memasuki proses lelang pada akhir bulan ini.

“Kami mendengar belum ada sosialisasi terhadap pelaku usaha di Kawasan Manahan terkait pembangunan fly over. Nah kalau seperti ini bagaimana, padahal lelang pembangunan fly over makin dekat,” kata anggota DPRD Kota Solo, Ginda Ferachtriawan, Kamis (1/12) siang.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, banyak pelaku usaha di Kawasan Manahan mengaku khawatir terkait dampak pembangunan fly over. Ketakutan terbesar mereka adalah terjadi perubahan infrastruktur yang signifikan dan mempengaruhi aktivitas usaha. Berkaca pada sejumlah proyek lain di Kawasan Karisidenan Solo, banyak berpengaruh pada pelaku usaha yang terdampak pembangunan infrastruktur.

Tak hanya bagi pelaku usaha, di Kawasan Manahan juga terdapat kawasan sekolah. Dimana, pembangunan fly over pasti akan memberikan dampak bagi kondisi sekolah tersebut.

Senada, Ketua Fraksi Demokrat Nurani Rakyat (FDNR) DPRD Kota Solo, Supriyanto mengatakan, Pemkot harus melakukan kajian dampak lingkungan secara mendalam. Dengan begitu, tujuan awal pembangunan fly over untuk mengurai kemacetan tak bakal menimbulkan dampak kerugian bagi kawasan sekitar.

“Termasuk nanti konsepnya, akan seperti apa. Ketinggiannya seperti apa, harus benar-benar dipertimbangkan secara matang,” ucapnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan melakukan lelang proyek pembangunan fly over Manahan akhir tahun ini. Selanjutnya, pembangunan dapat dilaksanakan pada awal tahun depan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge