0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anak Penderita HIV/AIDS Peringati Hari AIDS Sedunia

dok.timlo.net/red
Ilustrasi HIV/AIDS (dok.timlo.net/red)

Solo — Sebelas anak penderita HIV/AIDS bimbingan Yayasan Lentera Surakarta memperingati Hari Aids Sedunia secara sederhana di Rumah Singgah Lentera, Sondakan, Laweyan, Solo, Kamis (1/12).

“Peringatan ini agar anak-anak merasakan berulangtahun. Sedangkan makna peringatan hari ini, kami ingin menarik semua pihak terlibat secara aktif dan nyata. Bukan hanya melantangkan slogan (jauhi virusnya, jangan jauhi orangnya) tapi juga andil langsung,” tandas Pimpinan Yayasan Lentera, Yunus Prasetya saat ditemui wartawan di sela-sela acara.

Acara tersebut sekaligus peringatan hari jadi ke-5 rumah singgah tersebut. Dijelaskan Yunus, yayasan yang menampung anak berusia 3,5 – 14 tahun yang berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Batam, dan daerah lainnya. Mengupayakan hak hidup dan pendidikan mereka.

“Anak-anak ini beberapa ada yang yatim piatu, beberapa ada yang orangtuanya tidak mampu membiayai perawatan. Karena treatment penderita virus ini tidak mudah,” kata Yunus.

Pasalnya, anak-anak harus menjalani terapi antiretroviral (ARV) di RS Moewardi, Solo untuk menekan perkembangan virus. Selain itu terapi pijat, yoga, vitamin.

“Dilakukan juga cek kesehatan sebulan 3-4 kali tergantung kondisi anak,” jelasnya.

Seperti salah satu anak asuh berinisial YG , yang awal diasuh mengalami gizi buruk. Sehingga pertumbuhan terlambat.

“YG baru bisa jalan umur 3 tahun, bisa ngomong umur 5 tahun. Sekarang umur 7 tahun bicaranya belum lancar,” lanjutnya.

Seiring dengan peringatan Hari Aids Sedunia, Yunus berharap, pemerintah lebih peduli terhadap anak-anak penderita virus tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge