0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kodim Sragen Gelar Malam Renungan AIDS Nusantara

dok.timlo.net/agung widodo
Kodim Sragen menggelar Malam Renungan AIDS Nusantara (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Perkembangan penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Sragen sungguh memprihatinkan. Dari tahun ke tahun jumlahnya semakin meningkat. Hingga tahun 2016 ini jumlah penderita AIDS telah mencapai 652 orang.

“Di Sragen sudah 652 orang terkena HIV/AIDS, maka kami mohon dukungan kepada semua pihak menyampaikan kepada masyarakat agar mengerti dan memahami tentang HIV/AIDS,” kata Kabid Pelyanan Kesehatan RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, dr Finuril Hidayati, Rabu (30/11).

Dalam acara Malam Renungan AIDS Nusantara di Makodim 0725/Sragen, Finuril menyampaikan, siapa pun bisa tertular HIV/AIDS. Untuk mengetahui orang positif atau tidak, cara satu-satunya adalah melakukan cek darah.

AIDS bisa menular melalui hubungan sek berganti-ganti pasangan, menggunakan alat suntik secara bergantian, melalui proses kehamilan dan menyusui dari ibu penderta AIDS.

“AIDS tidak menular melalui salaman, berpelukan, berenang bersama, batuk atau beresin dan berbagi makanan,” jelas Finuril.

Sedangkan untuk menghindari HIV/AIDS ini harus membiasakan diri berpola hidup sehat. Dengan tidak melakukan seks berganti-ganti pasangan, bersikap saling setia dengan pasangan. Selain itu hindari drugs, pemakaian Narkoba suntik.

Sementara, Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Denny Marantika mengimbau, dengan banyaknya kasus HIV/AIDS agar masyarakat dan seluruh prajurit kembali kepada keluarga. Khusus untuk warga yang terlanjur terkena AIDS, dia meminta untuk tetap semangat menjalani hidup.

“Kita berikan motifasi kepada kawan-kawan yang terjangkit AIDS supaya segera ditemukan obatnya, sehingga bisa beraktivitas dan berbesar hati seperti kita semua,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge