0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Duhh! Proyek JLS Bahayakan Pengguna Jalan

dok.timlo.net/tarmuji
Sebuah truk pengangkut pasir terjebak di jalan berlubang di utara Proliman Dringo, Giriwoyo (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Proyek Pembangunan jalan lintas selatan (JLS) yang melintasi Kecamatan Giriwoyo hingga Kecamatan Pracimantoro dikeluhkan warga. Proyek JLS dinilai membahayakan pengguna jalan. Selain menimbulkan debu dari aktivitas pembangunan, di saat musim hujan, jalan tersebut berubah menjadi kubangan yang sangat licin.

“Kemarin waktu dari Purworejo ,baliknya saya lewat Praci, tapi jalannya parah sekali, sudah licin banyak kubangannnya. Akibatnya ban motor saya jadi bocor karena terkena serpihan batu koral,” ungkap warga Baturetno, Ponco, Kamis (1/12).

Hal senada diungkapkan Sidiq, warga Kecamatan Giriwoyo. Disebutkan, jalur Giriwoyo- Pracimantoro sudah banyak terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Sudah banyak yang jatuh, ya karena jalan licin akibat pengerukan tanah di sepanjang jalan negara itu,” katanya.

Menurutnya, rata- rata yang menjadi korbannya adalah pengendara sepeda motor. Mereka terjatuh saat menghindari jalan licin ,namun justru terpeleset kemudian terjatuh. Bahkan anak-anak sekolah terpaksa harus berjalan memutar melalui jalan-jalan dusun yang jaraknya lumayan cukup jauh. Lantaran banyaknya pengguna jalan yang menghindari jalan utama, jalan dusun sempit itu saat ini ramai dipadati kendaraan khususnya roda dua.

“Kalau saat musim hujan seperti ini parah sekali, dari arah Giriwoyo untuk menuju arah Pracimantoro harus memutar melalui Dusun Tangkluk lalu Dusun Sendangagung, Dusun Serenan kemudian tembus Dusun Danan atau sebelah barat SMA Pangudi Luhur dan sebaliknya,” tuturnya.

Kepala DPU Wonogiri Sri Kuncoro mengatakan, soal pembangunan JLS  pihaknya tidak memiliki kewenangan. Hanya saja pihaknya mengetahui jika proyek JLS pembangunannya rampung pada 2017 mendatang.

Sementara dari pantauan Timlo.net, dari arah barat (Giritontro) menuju Giriwoyo, para pengguna jalan memilih jalur alternatif melalui Proliman Dringo ke utara kemudian tembus Dusun Danan, Serenan, Sendangagung kemudian Dusun Tangkluk atau selatan jembatan Kali Pakem.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge