0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

WN Malaysia Gagal Selundupkan Sabu dan Ekstasi di Perbatasan RI

merdeka.com
Barang bukti narkoba 19,27 kg sabu dan ribuan butir ekstasi (merdeka.com)

Timlo.net – Upaya penyelundupan 19,27 kg sabu dan ribuan butir ekstasi lewat perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia di Kalimantan Barat digagalkan petugas bea cukai bersama TNI. Pembawa barang haram tersebut yang diketahui berwarganegara Malaysia, Chong Chee Kok (41), langsung diamankan.

Keterangan diperoleh, WN Malaysia itu diamankan Rabu (30/11) kemarin. Petugas Satgas Pamtas TNI AD dari batalion infanteri Para Raider 502, sedang melaksanakan jaga di pos lintas batas (PLB). Petugas melakukan pemeriksaan barang bawaan warga yang melintas di PLB di desa Badau, kecamatan Badau, kabupaten Kapuas Hulu.

“Penjagaan dan pemeriksaan itu bersama petugas dari Bea Cukai,” kata Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura, Kolonel Inf Tri Rana Subekti, kepada wartawan di Pontianak.

Tiba giliran mobil sedan Proton berwarna biru bernomor polisi WEM 6119 dari Malaysia, menjalani pemeriksaan. Mobil itu diketahui dikendarai Chong Chee Kok. Dalam pemeriksaan, hasilnya pun mengejutkan.

“Diantaranya ada bawaan sabu seberat kurang lebih 19 kg dan 400 gram ekstasi,” ujar Subekti.

Temuan narkoba dari mobil yang dikemudikan WN Malaysia itu, lantas dibawa ke pos bea cukai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, berikut barang bukti dan Chong Chee Kok. Pemeriksaan kembali dilakukan bersama-sama dengan petugas bea cukai.

“Dari identitasnya, dia (Chong Chee Kok) beralamat tinggal di Jalan Sekolah Derma Kangar Perlis Malaysia,” sebut Subekti.

Hasil selama pemeriksaan menyeluruh dari mobil yang dikemudikan Chong, selain belasan kilogram sabu dan pil ekstasi seberat 400 gram berisikan 1.995 butir ekstasi, petugas juga menemukan antara lain berupa uang Rp 2,11 juta, uang 100 Ringgit sebanyak 29 lembar, uang kertas 50 Ringgit 15 lembar, uang kertas 20 Ringgit sebanyak 22 lembar, uang 1 Ringgit sebanyak 38 lembar serta iPhone.

“Tentunya bersama dengan sedan Proton itu,” tambah Subekti.

Masih dari hasil pemeriksaan sementara, dari pengakuan Chong Chee Kok kepada petugas, barang haram narkoba itu milik Kok Heng dari Kuala Lumpur, yang akan dibawa ke terminal angkutan Putussibau, di Kapuas Hulu.

“Selanjutnya barang bukti dan pelaku, akan diserahkan ke Polres Kapuas Hulu untuk proses tindak lanjutnya,” jelas Subekti.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge