0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Coba Perkosa Siswi Sekolah, Ruslan Masuk Bui

dok.merdeka.com
Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Ruslan ditangkap polisi karena melakukan percobaan memerkosa seorang pelajar Sekolah Menengah Atas di Kota Dumai, Riau. Korbannya masih berusia 16 tahun itu mengalami trauma karena dipaksa dan dianiaya di semak-semak karena melawan saat akan diperkosa pelaku.

Kapolres Dumai AKBP Donal Happy Ginting mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban akan berangkat sekolah pada Selasa (29/11) sekira pukul 07.00 WIB, di Bukit Jin kelurahan Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan.

“Saat di perjalanan hendak pergi sekolah, korban berpapasan dengan pelaku (Ruslan) yang mengendarai sepeda motor. Pelaku melihat lalu mengejar korban. Karena curiga, korban menambah kecepatan sepeda motornya namun pelaku memepet dan menendang korban hingga terjatuh,” ujar Donal, Rabu (30/11) malam.

Merasa ketakutan, korban berusaha melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya yang terjatuh. Korban berteriak meminta pertolongan warga, namun situasi di lokasi dalam keadaan sepi sehingga pelaku berhasil mengejar dan menarik jilbab korban.

“Jilbab korban terlepas, lalu pelaku menarik korban ke dalam semak kemudian membekap mulut korban. Namun korban berusaha melawan dengan cara menggigit tangannya, pelaku semakin emosi dan memukul serta menendang korban,” ucap Donal.

Dalam kondisi genting dan nyaris terjadi perkosaan, seorang pelajar laki-laki yang juga teman korban bernama Iham melintas di lokasi. Melihat korban akan diperkosa, Ilham pun berhenti dan mengejar pelaku yang sudah merobek rok korban tersebut. Ilham geram dan berusaha menghajar pelaku.

“Saat saksi (Ilham) berusaha menolong korban, pelaku langsung kabur. Teman korban mengejarnya namun pelaku lari kencang dan meninggalkan sepeda motornya,” kata Donal.

Ilham pun membantu korban untuk pulang ke rumah, sepeda motor korban dibawa oleh warga yang sebelumnya dimintakan tolong oleh Ilham. Sepeda motor pelaku juga dibawa sebagai barang bukti. Setelah di rumah, orangtua korban yang mendengar keterangan dari Ilham dan anaknya emosi kemudian melapor ke polisi hari itu juga.

“Setelah menerima laporan dari orang tua korban, polisi melakukan penyelidikan. Hasil kordinasi dengan Satuan Lantas Polres Dumai di peroleh alamat pelaku di RT 1 Kelurahan Bukit Batrem. Polisi pun langsung mencari alamat rumah pelaku,” kata Donal.

Ternyata sepeda motor yang digunakan pelaku masih kredit di salah satu finance kota Dumai. Kemudian Rabu pagi pukul 08.00 wib, pelaku ditangkap di depan Kantor FIF Jalan Sudirman Kota Dumai.

“Saat itu, pelaku melapor ke kantor FIF bahwa sepeda motornya miliknya hilang. Padahal, sepeda motornya ketinggalan saat melakukan percobaan perkosaan. Di situlah pelaku kita tangkap lalu dibawa ke Polsek Dumai Barat,” jelas Donal.

Kini Ruslan terpaksa menginap di kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang menganiaya korban dan mencoba memperkosanya.

“Barang bukti yang di sita antara lain, sepeda motor jenis Honda Beat tanpa nomor polisi nomor milik pelaku. Satu helai baju sekolah warna putih dan Rok sekolah warna abu-abu yang robek milik korban,” tandasnya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge