0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hoax, Habib Rizieq Dianiaya Ternyata Info Palsu

merdeka.com
Habib Rizieq (merdeka.com)

Timlo.net – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menepis isu provokatif di media sosial yang beredar Selasa (23/11) kemarin. Dalam pesan singkat Whatsapp yang tersebar ke pengguna sosmed, menyebut jika Ketua FPI Habib Rizieq diancam dan dianiaya TNI dari pasukan Kostrad.

Gatot kemudian mencari kebenaran itu pada intelijennya.

“Saya dapat pesan singkat WA bahwa Habib Rizieq dianiaya oknum Kostrad. Saya langsung cek intelijen saya. Ternyata? Yang menyebarkan isu itu adalah situs judi online Australia, dan situs dari Amerika,” ujarnya.

Hal itu diceritakan Gatot di hadapan ratusan mahasiswa dalam Seminar Nasional Peningkatan Ketahanan Bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI, di Graha Sanusi Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Rabu (23/11).

Informasi itu mengatakan, Habib Rizieq menjadi korban penganiayaan di Jalan Petamburan, Tanah Abang Jakarta. Setelah dicek, dipastikan informasi itu hoax alias berita bohong.

Jenderal TNI bintang empat itu menyadari cara-cara seperti ini adalah bagian dari upaya pemecah belah bangsa. Apalagi Indonesia tengah dihadapi situasi memanas di mana aksi turun ke jalan dengan massa banyak terus berlangsung buntut dari kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok, sapaan Basuki Tjahaja Purnama.

“Ini sebenarnya untuk pecah belah bangsa, ini salah satu buktinya,” tandasnya.

Gatot mengatakan, hal itu menjadi bukti nyata yang jelas bahwa negara tengah diincar negara-negara lain dalam hal penguasaan sumber daya alam, energi dan ekonomi.

“Kita harus waspada, bukan tidak mungkin negara lain akan menjadikan Indonesia sebagai Arab Springs, namun kekuatan Bhinneka Tunggal Ika tetap menjadi pemersatu agar Indonesia tidak terpecah belah oleh siapapun yang hendak merusak persatuan Indonesia,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Gatot terus menggaungkan semangat Bhineka Tunggal Ika sebagai alat pemersatu bangsa.

“Indonesia milikku, Indonesia milikmu, Indonesia milik kita bersama. Itulah Bhineka Tunggal Ika, pemersatu bangsa kita,” tegas Gatot.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge