0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seorang Perwira Menengah Ikut Ditangkap Bersama Brotoseno

merdeka.com
Ilustrasi Suap (merdeka.com)

Timlo.net – Kanit Tipikor Bareskrim Polri, AKBP Brotoseno, ditangkap Tim Satgas Saber pungli Polri beberapa hari lalu. Dalam penangkapan itu, diperoleh barang bukti uang sebesar Rp 3 Miliar.

Selain AKBP Brotoseno, turut ditangkap lagi seorang perwira menengahberinisial D. Keduanya ditangkap diduga menerima suap dari salah satu pengacara berinisial HR yang menangani kasus dugaan korupsi cetak sawah di Ketapang, Kalimantan Barat.

“Diperiksa oleh tim saber (sapu bersih pungli) dan mengakui dia telah menerima sejumlah uang yang merupakan suap dari saudara HR,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Rikwanto, Jumat (18/11).

Namun, dari kesaksian kedua Pamen itu asal muasal uang ternyata dari salah seorang berinisial DI. Orang itu diduga kuat ikut terlibat dalam kasus dugaan rasuah yang tengah disidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

“Jadi seseorang yang mengaku pengacara itu yang berikan sejumlah uang untuk apa? Untuk memudahkan pemeriksaan terhadap saudara DI,” ucap dia.

Sebab, DI kerap bepergian ke luar negeri untuk berobat. Sehingga, dengan memberikan uang tersebut, penyidik diminta bisa memperlambat proses pemeriksaan terhadap DI.

“Memudahkan seperti apa? Seperti yang bersangkutan DI itu sering keluar negeri baik urusan bisnis maupun urusan berobat sehingga penyidik diminta jangan terlalu cepat memanggil atau memeriksanya jadi agak diperlambat saja,” ujar Rikwanto.

“Dari situ, seorang pengacara inisial HR berikan sejumlah uang kepada penyidik yaitu saudara D dan BR,” timpalnya.

Kendati begitu, Rikwanto belum bisa memastikan uang yang diberikan oleh DI melalui HR itu untuk menghentikan atau memperlambat penyidikan kasus rasuah itu. Saat ini, petugas masih terus mendalaminya.

“Kemudian didalami apakah ada akibat dari perbuatan tersebut untuk memperpendek kasusnya atau untuk menghilangkan kasusnya ini masih didalami,” jelas dia.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge