0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Sekolah Kekurangan Guru, Ini Harapan Dewan

dok.timlo.net/nanang
Ketua Komisi D DPRD Karanganyar Endang Muryani (dok.timlo.net/nanang)
Karanganyar — Komisi D DPRD Karanganyar menemukan sejumlah sekolah kekurangan tenaga pendidik. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak maksimal dan bakal berpengaruh pada kualitas pendidikan.
“Kami temukan sejumlah sekolah kekurangan guru pengajar. Kalau dibiarkan terlalu lama akan berpengaruh pada KBM,” kata Ketua Komisi D DPRD Karanganyar Endang Muryani, Kamis (10/11).
Endang menjelaskan salah satu sekolah yang kekurangan guru pengajar adalah di SMPN 3 Jumapolo. Sekolah yang berada Desa Lemahbang, Kecamatan Jumapolo itu hanya mempunyai 14 guru yang menangani tujuh kelas.
“Idealnya harus ada 30 guru. Paling banyak kekurangan mata pelajaran Agama dan Sejarah,” jelas Endang.
Menurutnya, kendala tersebut menjadikan kualitas akademis yang kurang bagus. Belum lagi jika ada guru yang mengikuti pelatihan atau tugas luar. Siswa-siswa hanya ditinggali tugas lalu diawasi guru lainnya. Hal seperti ini yang kurang diperhatikan pemerintah.
”Apalagi guru yang mengejar target sertifikasi mereka juga nyambi mengajar di sekolah lain. Jadi sekolah yang di daerah pinggiran banyak persoalan yang barus segera ditangani,” terangnya.
Ditambahkan, persoalan kekurangan murid juga kerap menjadi penyebab pembagian guru tidak merata. Akibatnya, kualitas belajar mengajar tidak maksimal. Seperti halnya SMPN 3 Jumapolo mengalami kendala keterbatasan jumlah siswa yang diterima karena posisi sekolah yang kurang strategis. Lalu buku bahan pelajaran untuk siswa juga kurang.
Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge