0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengacara Pastikan Buni Yani Tidak Mengedit Video Ahok

merdeka.com
Buni Yani (merdeka.com)

Timlo.net – Buni Yani, pengunggah video dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengaku mendapat teror dari sejumlah orang. Kuasa Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian menyatakan kecewa dengan ucapan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Pol Boy Rafli Amar yang menyebut Buni berpotensi sebagai tersangka telah menyalahi kewenangannya.

“Saya ingin sampaikan bahwa pertama Buni Yani ini tidak pernah mengedit atau mengotak atik video yang selama ini viral, yang selama ini di dalamnya tentang Pak Ahok yang menurut MUI telah menistakan agama,” ujar Aldwin Rahadian, Senin (7/11).

Atas alasan itu, Aldwin menyatakan akan mensomasi setiap media yang memberitakan potongan video diskusi Indonesia Lawyer Club, di mana di dalamnya terdapat bunyi pengakuan kesalahan Buni terhadap video tersebut. Dia pun menyebut salah satu media nasional.

“Saya tegaskan sekali lagi, Buni yani tidak pernah memotong video. Luar biasa yang digiring terhadap Buni Yani, sudah memotong video mengotak atik dan mengedit video. Jelas keterangan Bareskrim sendiri bahwa tidak ada video yang diedit,” lanjutnya.

Sebelumnya, Buni Yani mengakui ada kesalahan saat mentranskrip kata-kata Ahok. Kesalahan yang dimaksud adalah tidak adanya kata ‘pakai’.

Pengakuan ini dikatakan langsung oleh Buni Yani saat menjadi pembicara dalam acara talk show di sebuah stasiun televisi swasta. Meski begitu, dia membantah tudingan sebagai pihak yang melakukan pengeditan foto.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge