0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL Gerobak Kuning Koordinasi di Kantor PDIP

dok.timlo.net/ichsan rosyid
Ilustrasi PKL Gerobak Kuning, eks city walk Solo (dok.timlo.net/ichsan rosyid)
Solo — Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Gerobak Kuning melakukan koordinasi sebelum penempatan di Kantor DPC PDIP Solo, Brengosan, Purwosari, Solo, Minggu (30/10).  Koordinasi yang dilakukan untuk menentukan apakah menggunakan penomoran sama seperti sebelumnya atau pengundian nomor baru.
“Ini koordinasi biasa tidak ada muatan politik apapun dalam pengumpulan pedagang ini,” kata Ketua Paguyuban PKL Gerobak Kuning Sukirno, Senin (31/10).
Menurut Sukirno, lokasi dipilihnya kantor DPC PDIP Solo, karena dianggap alamatnya paling mudah dicari. Dirinya hanya mengkoordinasikan pedagang sehubungan dengan menata organisasi PKL gerobak kuning pasca pemindahan dari city walk. Apalagi saat ini PKL gerobak kuning tengah beradaptasi usai penataan sementara yang dilakukan Dinas Pengelola Pasar (DPP).
“Paguyuban berkoordinasi dengan pedagang apakah nantinya akan menggunakan nomor urutan semula untuk penempatan 60 PKL gerobak kuning, atau akan ada pengundian nomor urut yang baru,” katanya.
Sukirno mengatakan, paguyuban meminta pedagang tetap konsisten berjualan apapun hasil yang ditetapkan bersama. Sesuai dengan perjanjian, jika nantinya pedagang selama satu bulan berturut-turut tidak berjualan maka akan dicoret dari daftar pedagang. Hal ini sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan bersama dengan DPP.
Terkait dengan pengawasan, lanjut Sukirno nantinya Paguyuban akan menempatkan satu orang pengawas dalam satu blok. Nantinya setiap blok berisikan lima orang pedagang.
”Kami juga nantinya tidak akan menggunakan gerobak. Luas shelter hanya 2,5 x 3 meter, jadi sangat sempit jika ditempati gerobak. Nantinya pedagang akan menggunakan stainless yang disediakan oleh Pemkot, ” jelasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge