0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Cara Penyelundup Lobster Beraksi

merdeka.com
Lobster (merdeka.com)

Timlo.net – Aksi penyelundupan benih lobster masih marak. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjelaskan, ada dua modus operandi yang dilakukan para oknum dalam melakukan aksi penyelundupan benih lobster.

“Dikirim melalui bagasi penumpang, dan melalui cargo,” ujar Susi di kantornya, Jakarta, Rabu (26/10).

Untuk modus melalui bagasi penumpang, para pelaku membawa barang melalui kurir dengan bagasi berupa koper atau travel bag yang berisi BL.

“BL dikemas dalam plastik yang diisi dengan media spons basah atau air yang beroksigen supaya BL tetap bertahan hidup sampai tempat tujuan, seperti Batam, Tanjung Pinang, Singapura dan Vietnam,” jelas Susi.

Sementara itu, terdapat berbagai bentuk modus yang dikirim melalui cargo. Seperti dengan menyamarkan isi muatan dengan pakaian dan sayuran, lalu mengubah atau mengganti airwaybill atau Surat Muatan Udara (SMU), dan melaporkan kepada petugas sebagai barang aksesoris dengan tujuan Batam atau Tanjung Pinang. Lalu, dengan mengubah atau mengganti SMU dengan tujuan Singapura atau Vietnam.

“Caranya BL dikemas dalam kantong plastik dan dimasukan dalam koper, selanjutnya koper dibungkus dengan karung, untuk mengelabui petugas dan dikirim ke Batam atau Tanjung Pinang,” jelas Susi.

Direktur Tindak Pidana Tertentu, Brigjen Purwadi menambahkan tindak kejahatan ini menyerupai kejahatan jenis narkotika lantaran melibatkan antar negara. Apalagi menurutnya, penyelundupan BL akan dikirimkan ke negara tetangga seperti Singapura dan Vietnam, yang merupakan salah satu penghasil lobster terbesar di dunia.

“Kita melawan (penyelundupan) seperti narkoba karena membentuk sistem sel, satu di antaranya terputus sampai penerima di luar, mereka modifikasi (modusnya),” ungkapnya.

“Kejahatan antar negara karena dikirim bibit ke Vietnam, di sana (Vietnam) bibit lobster terbesar padahal dari Indonesia mengambil bibitnya,” jelas Purwadi.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge