0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UNS dan BNP2TKI Gelar Ujian TKI ke Korea

timlo.net/eko prasetyo
keterangan pers di sela-sela acara Pelaksanaan Ujian Tahap 1 EPS-Topik di Kampus UNS (timlo.net/eko prasetyo)

Solo — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dan Badan Nasionl Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bekerjasama menggelar ujian Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Korea khusus sektor perikanan. Ujian seleksi kali ini memakai model Sistem Poin EPS (Employment Permit System).

“Model EPS ini adalah proses rekrut Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) selain melalui tes bahasa Korea juga dilakukan seleksi ter ketrampilan dan tes kompetensi, dengan quota sebanyak 900 dan akan dimasukkan dalam daftar pencari kerja sebanyak 1.100,” jelas Deputi Penempatan BNP2TKI, Agusdin Subianto didampingi EPS Center HRD Korea Jakarta, Jang Byunghyun dalam keterangan pers di sela-sela acara Pelaksanaan Ujian Tahap 1 EPS-Topik di Kampus UNS, Solo, Minggu (23/10).

Menurut Agusdin, ujian seleksi ini merupakan ujian yang diselenggarakan UNS yang ke tujuh kali. Diikuti sebanyak 2.049 peserta. Terdiri dari kategori Perikanan Tangkap sebanyak 772 peserta laki-laki dan kategori Budidaya Ikan sebanyak 1.277 peserta, masing-masing 1.214 laki-laki dan 63 perempuan.

Agusdin mengatakan, model sistim Poin EPS sebetulnya baru akan diberlakukan di Indonesia tahun 2017 oleh pihak Korea bersamaan empat negara lain, yakni Philipina, Uzbeskistan, Kyrgykistan dan Laos.

“Artinya Indonesia telah mengawali terlebih dahulu sistem poin EPS untuk sektor perikanan di tahun 2016,” ungkapnya.

Deputi Penempatan BNP2TKI mengatakan, seleksi sektor perikanan ke Korea melalui sistim poin EPS diharapkan akan diperoleh kandidat tenaga kerja perikanan yang mampu beradaptasi dengan pekerjaan di sektor perikanan, sehingga tidak terjadi kasus pindah pekerjaan di luar prosedur yang berlaku di negara penempatan.

“Jika hal ini bisa dilaksanakan secara baik maka prosentase angka overstayer TKI di Korea dapat diminimalkan secara bertahap,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge