0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korpri Terus Berinovasi Perjuangkan Kesejahteraan Anggota

dok.timlo.net/gg
Ketua Umum DPN KORPRI Zudan Arif Fakrulloh (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net — Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) terus berupaya berinovasi dan mencari cara inovatif  positif demi memperjuangkan kesejahteraan anggotanya. Untuk menjaga eksistensi organisasi, inovasi dalam membangun human capital adalah sebuah keharusan bagi Korpri.

Semangat itulah yang hari ke hari diperjuangkan tanpa lelah dan pantang menyerah oleh jajaran DPKN di bawah kepemimpinan Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh. Perjuangan itu sangat logis, sebab jika anggotanya sejahtera, Korpri akan menjadi organisasi yang mumpuni.

Zudan mengutarakan persoalan itu saat melakukan pertemuan dengan Pengurus Korpri Daerah Kabupaten Lampung Utara, di Kotabumi, Kamis (20/10/2016). Itu sebabnya, Zudan sangat mengapresiasi kerja keras pengurus Korpri Lampung Utara yang menyediakan klinik kesehatan dan perumahan bagi anggota Korpri.

“Ini merupakan bukti konkret keberadaan Korpri. Khususnya bagi, pegawai negeri atau aparatur sipil negara di Lampung Utara,” kata Zudan.

Meski begitu, pria yang juga menjabat Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil itu mengharapkan upaya pengurus Korpri Lampung Utara tidak berhenti sampai di situ. “Tetaplah mencari terobosan dan menciptakan inovasi untuk kesejahteraan anggota. Sebab, masih banyak hal yang bisa diperjuangkan untuk memenuhinya,” ucap Zudan memompa semangat.

Untuk mencapainya, Zudan mencontohkan, pengurus Korpri Lampung Utara dapat memanfaatkan potensi yang ada di daerah mereka. Di kabupaten tersebut, saat ini terdapat pabrik gula PTPN VII Bunga Mayang. Korpri bisa bekerja sama dengan badan usaha milik negara itu untuk menyalurkan produknya melalui toko Korpri, yaitu Korprimart atau koperasi anggotanya.

Dia yakin dengan keseriusan dan tekad untuk majukan anggota Korpri di Lampung Utara, para pengurusnya pasti tahu inovasi apa yang harus mereka ciptakan dan terobosan apa yang harus mereka lakukan.

Apalagi Korpri Kabupaten Lampung Utara mendapat dukungan penuh dari bupatinya untuk menjadi organisasi yang maju dan sejahtera. Bahkan Zudan yakin Korpri Lampung Utara akan menjadi yang terdepan di tanah air dalam mewujudkan semboyan baru, profesional, netral dan sejahtera.

“Maka, tidak hanya kesejahteraan anggotanya saja yang harus dipenuhi pengurus Korpri Lampung Utara. Pengurus juga harus mampu melakukan pembinaan, agar anggotanya menjadi Korpri yang profesional dan netral,” kata Zudan.

Terkait profesionalisme dan inovasi anggota Korpri, Zudan tak lupa mengapresiasi upaya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Anak buah Zudan di Ditjen Dukcapil berhasil membuat pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil (Adminduk) menjadi lebih cepat, aman dan nyaman melalui berbagai saluran elektronik.

Menurut Zudan, pelayanan Adminduk berjuluk ‘Salam 10 Menit’ itu patut dicontoh Disdukcapil lainnya di Tanah Air. Sebab, cara seperti itu sangat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Program ini harus bisa meringankan kesulitan masyarakat dalam memperoleh data kependudukan,” ujar Zudan, saat meresmikan program Adminduk di Kantor Disdukcapil Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Kotabumi, Kamis (20/10/2016).

Meskipun target penyelesaiannya 10 menit, ternyata pelayanan itu rata-rata bisa selesai dalam lima menit. “Hal itu sebagai terobosan luar biasa, dan patut dikabarkan ke seluruh negeri, agar dapat menjadi contoh,” ujarnya sumringah.

Zudan berharap, Provinsi Lampung bisa menjadi model untuk pelayanan Disdukcapil se-Indonesia.

Kehadiran Zudan sebagai Dirjen Dukcapil Kemendagri ke Provinsi Lampung antara lain untuk menyosialiasikan pentingnya pendataan Adminduk. Sebab, data itu sudah banyak digunakan oleh instansi pemerintah, dunia perbankan dan kepolisian.

Bahkan untuk membuat surat izin mengemudi menjadi data wajib. Begitu juga untuk mengungkap pelaku kejahatan atau mengidentifikasi korban kecelakaan lalulintas. Pada kasus-kasus tersebut korban tinggal diambil sidik jarinya lalu dicocokkan ke pusat data kependudukan.

Pada kesempatan itu, Zudan didampingi Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, Wakil Bupati Sri Widodo, dan anggota DPRD Lampung Utara Guntur Laksana, serta Kadis Dukcapil Azhar Ujang Salim.

Dia meminta aparatur sipil negara pada Disdukcapil dapat memberikan pelayanan prima terhadap setiap masyarakat. Karena semakin cepat pelayan yang dilakukan, maka semakin ringan pekerjaan tersebut.

Zudan mengungkapkan, Kemendagri sangat memberi apresiasi terhadap semua kegiatan yang membuat masyarakat senang.

“Semoga pelayanan ini menjadi model di seluruh Indonesia, pelayanan 10 menit (Salam 10 Menit) menjadi yang terbaik, di antara yang sudah baik selama ini,” demikian Zudan Arif Fakrulloh

Sebagai catatan, Korpri Kabupaten Lampung Utara saat ini memiliki 1.012 anggota. Mereka adalah pegawai negeri yang bekerja di pemerintah kabupaten itu.

Apa yang telah dilakukan pengurusnya, merupakan bagian dari program Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN). Menjadikannya sebagai organisasi mandiri, dengan paradigma baru. Sehingga membentuk organisasi yang mumpuni dan disegani. (*)

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge