0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Habis Curhat, Pria Ini Meregang Nyawa

timlo.net/tarmuji
Para pedagang dibantu polisi saat mengevakuasi korban (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sosialisasi pembangunan pasar Baturetno yang sedianya diisi dengan sesi tanya jawab berujung duka. Salah seorang pedagang yang sempat melontarkan uneg- unegnya kepada moderator, tiba-tiba ambruk dan meninggal dunia. Kontan saja, peristiwa itu membuat gempar warga yang hadir.

“Sebelumnya dia sempat mengeluarkan uneg- unegnya tentang pembangunan dan soal zonasi pasar dengan menggunakan pengeras suara sambil berdiri. Lalu, setelah selesai bicara ia duduk, tapi saat itu juga dia mengalami kejang-kejang dan sesak nafas,” ungkap Kapolsek Baturetno, AKP Subroto mewakili Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor Rabu (19/10).

Korban diketahui yaitu Sarno Mulyono (57) warga Dusun Batu Lor RT 3/RW 17 Desa Baturetno. Sosialisasi ini digelar Disperindagkop UMKM Wonogiri di sebuah rumah makan di Kecamatan Baturetno. Sarno sendiri merupakan penjual snack yang menempati salah satu los di dalam pasar Baturetno.

Korban sempat melontarkan usulan terkait DED pembangunan pasar Baturetno. Yakni  tentang zonasi atau lokasi pedagang snack mendapat jatah di lantai dua. Dalam usulannya, ia meminta agar pedagang snack mendapat jatah di lantai satu.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.30 WIB, saat itu juga korban langsung kita larikan ke klinik terdekat tapi nyawanya tidak tertolong,” ujarnya

Akibat peristiwa itu, sosialisasi sempat dihentikan sementara. Para pedagang yang berjumlah hampir 70-an orang ini sempat heboh. Mereka menanyakan penyebab kematian korban.

“Dari keterangan pihak keluarganya, korban selama ini memiliki riwayat penyakit jantung dan menjalani pengobatan di dokter spesialis,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge