0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan Rusunawa Jangan Hanya Wacana

dok.timlo.net/tyo eka
Ketua Komisi II DPRD Solo YF Sukasno (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Komisi IV DPRD Kota Surakarta mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta segera merealisasikan pembangunan empat rusunawa. Dewan tak ingin proyek tersebut hanya berujung pada wacana yang tak kunjung terlaksana.

“Kami sepakat bahwa untuk mengatasi persoalan bantaran memang sebaiknya direlokasi,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, YF Soekasno, Rabu (19/10).

Dia menambahkan dalam Perda sudah jelas, Pemkot bisa memindah untuk keselamatan warga. Maka pembangunan rusunawa kita dorong segera diwujudkan untuk menampung warga terdampak proyek penanggulangan banjir.

“Kalau lahan pembangunan keempat rusunawa telah tersedia, maka selanjutnya Pemkot tinggal memikirkan soal anggaran,” kata YF Soekasno.

Menurutnya, Pemkot dapat mengandalkan anggaran APBD murni. Karena APBD saja cukup mampu mengkaver pembangunan keempar rusunawa tersebut. Namun, tak menutup kemungkinan jika Pemkot hendak mengajukan bantuan ke pemerintah pusat.

“Pemerintah pusat juga punya program untuk mendorong pembangunan rusunawa. Kenapa tidak digunakan saja? Nanti tinggal Pemkot menyiapkan lahan. Kami harap 2017 sudah mulai,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Surakarta, Supriyanto mewanti-wanti Pemkot untuk memikirkan aspek lain yang berkaitan dengan program pengendalian banjir Kota Solo. Salah satunya, terkait penyusunan masterplan penanggulangan banjir. Tanpa konsep secara makro, sulit untuk mencegah problem tersebut.

“Harus ada masteprlan dulu untuk menangani banjir. Dengan begitu semua program bisa berjalan. Pendirian rusunawa pun jangan hanya sekedar jadi wacana,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge