0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ojek Online vs Ojek Konvensional, Ini Tanggapan Warga

merdeka.com
GO-JEK (merdeka.com)

Solo – Sejak resmi beroperasional di Kota Solo Mei lalu, jasa transportasi ojek berbasis online, Gojek tak luput dari berbagai polemik. Pasalnya, hingga kini masih terjadi gesekan antar pengemudi Gojek dan ojek konvensional. Hal ini menuai berbagai tanggapan di kalangan masyarakat.

“Saya pernah order Gojek di Terminal Tirtonadi, takut terjadi perselisihan akhirnya saya dijemput di luar terminal. Menjauh dari lokasi pangkalan ojek,” ujar salah satu pengguna Gojek, M Akbar Alfaturahman kepada Timlo.net, Rabu (19/10).

Sementara itu jasa transportasi roda dua lainnya, Yosua Adi Nugraha menilai ojek konvensional tidak kalah nyaman dengan Gojek. Dikatakan dia, pelayanannya ramah dan lebih mengenal rute tujuan penumpang.

“Kadang ada driver Gojek yang tidak tahu rute tujuan, jadi estimasi waktunya lama. Kalau ojek pangkalan kan mayoritas penduduk asli jadi tahu jalan yang cepat,” ujarnya.

Kendati demikian, Yosua menyarankan, tarif ojek pangkalan seharusnya konsisten. Mengingat sistem kerja secara manual tanpa aplikasi atau argo.

“Kalau tarifnya sesuai jauh-dekatnya tujuan lebih enak, tidak perlu tawar menawar yang penting konsisten. Ini juga demi kebaikan ojek pangkalan untuk bersaing dengan Gojek,” ujarnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge