0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dalam Waktu 21 Hari, Wajah Desa Poleng Berubah

Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Denny Marantika menutup TMMD secara simbolis di Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sebagian wajah Desa Poleng, Kecamatan Gesi tidak seperti pada 21 hari lalu. Perubahan ini terjadi lantaran selama kurun waktu tersebut Desa Poleng telah disentuh tangan-tangan kekar dari anggota tentara Kodim 0725/Sragen, yang telah merubah tampilan fisik desa bersama steakholder yang ada melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

“Selama 21 hari prajurit Kodim bersama warga dan juga Polri telah bergotong royong membangun Desa Poleng, baik pembangunan fisik atau non fisik dengan berbagai penyuluhan,” kata Komandan Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Denny Marantika, Rabu (19/10).

Denny menyampaikan TMMD yang dimulai 20 September lalu telah menghasilkan jalan cor sepanjang 2.500meter dan lebar 80 centimeter dengan ketebalan 12 centimeter. Pihaknya juga membangun talud sepanjang 47 meter dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak tujuh unit.

Sedangkan pembangunan non fisik meliputi penyuluhan tentang Empat Pilar Kebangsaan, kesadaran bela negara,KB, penyuluhan hukum, bahaya narkoba dan pertania.

Denny menjelaskan, anggaran TMMD Sengkuyung Tahap II tersebut berasal dari APBD Provinsi Rp 180 juta, APBD Kabupaten Sragen sebesar Rp 300 juta. Selain itu juga terdapat dana pendukung dari UPTPK Sragen,BAZNAS Sragen dan BKK Karangmalang.

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II ini dihadiri Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan pejabat terkait lainnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge