0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nrabas Traffic Light, Truk Tabrak Siswi SMP Hingga Tewas

dok.timlo.net/nanin
Petugas Satlantas Polres Boyolali lakukan lah TKP di Bangak, Banyudono, lokasi kecelakaan yang menewaskan siswi SMP (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Bermaksud ingin segera sampai tujuan, namun berakibat fatal. Sebuah truk Nopol AD 1846 CU yang dikemudikan Hartanto, warga Jl Sadewa 5, Kelurahan Sidomukti, Salatiga, nekat menerabas traffic light (lampu metrah) di Bangak, Banyudono, Boyolali, Rabu (19/10). Akibatnya, truk menabrak sepeda onthel yang dikendarai TP (15) siswi SMP Muhammadiyah 7 Banyudono hingga tewas di lokasi dengan luka parah di kepala.

Musibah tersebut terjadi saat korban, TP, hendak berangkat sekolah naik sepeda onthel. Sesampai di lokasi, korban warga warga Dukuh Nglundhu Rt 03/ Rw 01, Desa Denggungan, Banyudono, dari arah utara bermaksud menyeberang ke selatan. Karena traffic light sudah menyala hijau, korban langsung menyeberang. Malangnya, dari arah barat, truk bermuatan tepung nekat nyelonong dan langsung menabrak korban hingga terserat.

“Korban mengalami luka parah di kepala,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali, Ipda Widodo.

Sementara itu, sopir truk, Hartanto, mengaku ngeblong saat lampu menyala merah. Truk yang dikemudikan membawa muatan tepung ke Sragen.

“Saya tidak tahu ada pengendara sepeda melintas, sudah tidak sempat mengerem lagi,” ujarnya.

Terpisah, guru SMP Muhammadiyah 7 Banyudono, Mardiyo, membenarkan korban merupakan anak didiknya. Korban duduk di klas VIII B. Seluruh guru, karyawan dan siswa merasa kehilangan dan sedih. Dijelaskan, korban termasuk siswi yang pandai. Sikapnya kalem dan penurut.

“Setiap tugas yang diberikan guru selalu dikerjakan dengan baik. Dia merupakan salah satu siswa yang berprestasi,” tambahnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, sopir dan truk saat ini diamankan di Satlantas Polres Boyolali.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge