0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TMMD Randulanang Selesai, Kodim Over Prestasi

dok.timlo.net/aditya wijaya
Dandim Klaten Letkol Inf Bayu Jagat, kanan, dalam upacara penutupan TMMD di Desa Randulanang, Jatinom (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap II Reguler 97 dan Sengkuyung II di Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom, Klaten Rabu (19/10) berakhir. Kegiatan yang digelar Kodim 0723/Klaten selama 21 hari itu berhasil selesai melebihi target.

“TMMD di Desa Randulanang mengalami over prestasi berupa pembuatan gorong-gororng ukuran panjang 3 meter, lebar 1 meter, ditambah betonisasi jalan makam panjang 25 meter, lebar 1,5 M, dan tebal 0,1 meter,” kata Perwira Pelaksana TMMD Randulanang, Kapten Infantri Basuki.

Sebelumnya, kata dia, target awal sasaran fisik yang diselesaikan berupa betonisasi jalan dengan panjang 1100 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,1 meter. Kemudian, pemugaran rumah sebanyak 10 unit, pembuatan jamban keluarga 8 unit, dan rehab sebuah Pura.

Tidak hanya sasaran fisik, lanjut dia, over prestasi juga tercapai dalam sisi pendanaan. Dengan dukungan dana sebesar Rp 364,9 juta bersumber dari APBD Propinsi Jateng Rp 180 juta, APBD Klaten Rp 164,9 juta, dan swadaya masyarakat Rp 20 juta, pihaknya berhasil melakukan penghematan.

“Kita mampu menghemat biaya sebesar Rp 195 juta lebih. Karena bila pengerjaannya diborongkan memerlukan biaya sebesar Rp. 560 juta. Sedangkan melalui TMMD hanya membutuhkan biaya Rp. 364,9 juta,” ucap  Kapten Infantri Basuki dalam upacara penutupan TMMD.

Kepala Staf Angkat Darat (KSAD) Jendral TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasional TMMD, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Bayu Jagat mengatakan, program TMMD yang sudah berlangsung sekitar 35 tahun semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“TMMD adalah salah satu upaya TNI dalam memperkuat dan memberdayakan ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah. Maka KSAD minta untuk memelihara kebersamaan dan semangat gotong royong yang sudah terbina dengan baik serta memelihara hasil program TMMD agar usia pemakaiannya akan lebih lama dan manfaatnya dapat dinikmati warga dalam kurun waktu yang cukup panjang,” kata Dandim Klaten.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge