0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petinggi Polri Menyamar untuk Berantas Pungli Patut Dicontoh

merdeka.com
Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo (merdeka.com)

Timlo.net – Gebrakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Djoko Prastowo, yang menyamar untuk menyelidiki tindakan pungutan liar (pungli) oleh jajarannya mendapat apresiasi. Penyamaran tersebut diklaim menjadi salah satu cara seorang pemimpin untuk mengontrol perilaku anak buahnya.

“Itu banyak cara, bukan hanya penyamaran saja. Salah satu cara yang penting prinsipnya seorang pemimpin itu, caranya bermacam-macam,” tutur Pengamat Kepolisian, Bambang Widodo Umar, Rabu (19/10).

Dilanjutkannya, bahwa penyamaran yang dilakukan oleh Kapolda Sumsel tersebut harus dihidupkan kembali. Agar hubungan antara pemimpin dan bawahan berjalan dengan baik.

“Ini yang harus dihidupkan (penyamaran) karena selama ini mati, terhenti. Nah itu harus dihidupkan cara-cara seperti itu. Agar hubungan antara bawahan dan atasan itu bisa dekat juga,” lanjutnya.

Menurutnya, apabila seorang pemimpin tidak mengontrol bawahannya, maka bawahan akan merasa masa bodoh karena tidak mendapat perhatian dari sang pemimpin.

“Kalau tanpa ada pengawasan bawahan akan masa bodoh, karena akan merasa ditinggal pergi juga. Jangan mencoba mencari-mencari kesalahan juga,” jelas Bambang.

Diketahui, Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo menyamar sebagai warga sipil dan berpura-pura melanggar lalu lintas. Hasilnya, Djoko menemukan pungli yang dilakukan anak buahnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge