0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Doktor UNS

Remaja Perlu Banyak Informasi Kesehatan Reproduksi

Eny Retna Ambarwati meraih gelar Doktor ke 235 UNS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Model determinan kesehatan reproduksi pada remaja sudah menikah menghantarkan Eny Retna Ambarwati meraih gelar Doktor ke 235 UNS. Eny tercatat sebagai doktor ke 24 Program Studi Penyuluhan Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat, dan berhasil mendapatkan nilai 3,80 dengan predikat sangat memuaskan.

“Pengetahuan kesehatan reproduksi, pola asuh demokratis orang tua, penyuluh PIKR, dukungan teman sebaya terbukti signifikan positif berpengaruh terhadap tingkat kedewasaan perkawinan pada remaja wanita yang sudah menikah,” jelas Eny Retna Ambarwati, di depan Dewan Penguji yang dipimpin Prof Drs Sutarno MSc PhD, di Ruang Senat UNS, Solo, Rabu (19/10).

Berdasarkan hasil penelitian, menurut Eny, upaya meningkatkan kesehatan reproduksi yang mencakup masa kehamilan, masa persalinan dan masa nifas dapat diwujudkan dengan melibatkan beberapa pihak, diantaranya remaja, orang tua serta lembaga. Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan penyuluhan PIKR, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi.

Eny mengatakan, pada pengelolaan kelembagaan penyuluhan, dukungan lembaga sangat penting yaitu antara PIKR dan BKR. “Adanya muatan materi tentang kesehatan reproduksi dan pendewasaan perkawinan yang ditegrasikan dengan pelajaran di sekolah dan modul acuan orang tua dan remaja sangat diperlukan,” ujarnya.

Dalam disertasinya, Eny menyarankan remaja diharapkan lebih meningkatkan akses untuk mendapatkan informasi kesehatan reproduksi melalui radio, TV, koran, teman sebaya. Selain itu dapat meningkatkan keaktifan dalam mengikuti kegiatan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi dan berkontribusi pada peningkatan kesehatan reproduksi.

“Partisipasi remaja perlu ditingkatkan dalam perencanaan dan evaluasi hasil, diantaranya dengan mengikutsertakan remaja dalam kegiatan dan melibatkan remaja dalam menilai kegiatan yang telah dilaksanakan,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge