0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemilihan Ketua OSIS Gunakan Logistik KPU

dok.timlo.net/aditya wijaya
SMK 2 Kristen Klaten menggelar pemilihan Ketua OSIS (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — SMK 2 Kristen Klaten menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggelar pemilihan Ketua OSIS, Rabu (19/10). Pemilihan secara langsung itu bertujuan mengenalkan proses demokrasi sejak usia dini.

“Pemilu OSIS ini merupakan gol dari sekolah demokrasi selama belajar bersama KPU Klaten,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Kristen 2 Klaten, Indiyah Jawi Hastuti, Rabu (19/10).

Dari pantauan di lantai 2 gedung SMK yang terletak di Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo No 42 Klaten itu, terlihat proses pemilihan Ketua OSIS dilakukan layaknya Pemilu yang digelar KPU. Mekanismenya, masing-masing siswa membawa selembar kertas untuk ditukarkan lembar suara, kemudian masuk ke tiga bilik yang disediakan. Usai pencoblosan, lantas siswa memasukkan kertas coblosannya ke dalam kotak suara dan diakhiri dengan mencelupkan jari ke dalam tinta.

“KPU tidak hanya mendukung kami secara ilmu, namun juga meminjamkan logistiknya seperti bilik dan kotak suara. Dan ini pemilihan langsung yang melibatkan seluruh warga sekolah, termasuk guru dan karyawan. Kalau sebelumnya pemilihan diwakili pengurus kelas,” jelas Indiyah.

Hal senada juga disampaikan Yulia Puspitasari. Siswa kelas XI Jurusan Pemasaran ini mengaku baru pertama kali ikut proses pemilihan langsung layaknya yang digelar KPU.

“Kemarin waktu pemilihan bupati, usia saya belum cukup umur. Besok kalau ada Pemilu dari pemerintah saya pasti ikut coblosan. Kriterianya yang penting tahu calonnya, bukan karena uang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Klaten Siti Farida mengatakan, pihaknya membuka diri apabila ada sekolah lain maupun kelompok masyarakat yang ingin bersama-sama belajar demokrasi. Ia juga menjelaskan, penggunaan logistik KPU dalam kegiatan tersebut tidak melanggar aturan.

“Penggunaan alat KPU dalam kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk merawat logistik Pemilu untuk praktek Pemilu seperti Pilkades,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge