0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sri Mulyani Baca Puisi di Rumah Sakit Jiwa

Sri Mulyani membacakan puisinya di acara Pentas Ekspresi dan Kreasi Rehabilitan dilaksanakan di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr Arif Zainudin (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Riuh tepuk tangan penonton mendadak pecah setelah penonton hening selama Sri Mulyani membacakan Puisi. Sejurus kemudian, ia memasuki ruangan di belakang panggung. Master of Ceremony pun tak menunggu lama untuk segera melanjutkan ke acara selanjutnya.

’Tuhan Berikan Aku Kepercayaan’ demikian judul puisi yang dibacakan Sri Mulyani. Puisi yang sederhana. Sama sederhananya dengan acara Pentas Ekspresi dan Kreasi Rehabilitan dilaksanakan di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr Arif Zainudin, Selasa (18/10). Status Sri Mulyani sebagai rehabilitan lah yang membuatnya istimewa.

“Puisi ini saya tulis untuk meyakinkan diri saya bahwa Tuhan selalu mencintai saya dan anak saya,” kata dia.

Menulis puisi bukan hal baru bagi Sri Mulyani. Ia mengaku sejak lama gemar menulis puisi meski hanya sekedar hobi. Hobi ini pulalah yang menemaninya selama menjalani proses rehabilitasi di RSJD di bangsal Srikandi. Bahkan di RSJD ia berkesempatan untuk mengikuti lomba menulis puisi antarpasien.

“Puisi saya menang terus. Makanya saya diminta tampil di acara ini,” kata dia tersenyum.

Menjalani hobi diyakini dapat membantu menjaga stabilitas mental pasien gangguan jiwa. Pikiran kosong atau melamun kerap kali memicu kambuhnya pasien RSJD. Demikian menurut Kepala Instalasi Rehabilitasi RSJD dr Arif Zaiunudin Solo, Pebriyanto.

“Semakin sedikit kesempatan pasien melamun, semakin kecil kemungkinan untuk kambuh,” kata dia.

Menyadari hal itu, Instalasi Rehabilitasi RSJD sejak lama membekali pasien dengan berbagai keterampilan pasien. Pihak RSJD mengakomodasi berbagai minat dan bakat masing-masing pasien mulai dari musik, karawitan, tari, melukis, menulis dan lain sebagainya. Selain memberi kesibukan bagi rehabilitan, kegiatan itu juga bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan sebelum kembali terjun ke masyarakat.

“Untuk pasien yang sudah memahami dirinya biasanya langsung tahu minat dan bakat masing-masing. Tapi ada juga yang harus dipandu untuk memahai bakatnya,” kata dia.

Selain itu, ada juga pasien yang sudah putus harapan karena terlalu lama menderita gangguan jiwa. Rehabilitan seperti ini memerlukan perlakuan khusus. Rasa percaya diri mereka harus ditingkatkan terlebih dahulu.

Menjalani hobi mungkin hal biasa bagi orang pada umumnya. Namun untuk rehabilitan gangguan jiwa, hobi bisa jadi salah satu benteng pertahanan penting bagi kesehatan mental mereka. Seperti tampak pada Sri Mulyani, optimismenya terdorong oleh hobinya menulis puisi. Di tengah ujiannya menjalani cobaan sebagai rehabilitan gangguan jiwa, harapannya untuk terus menjalani kehidupan normal terus menyala melaui puisi-puisi sederhananya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge