0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Akhir Tahun, Penyaluran KUR Terserap Maksimal

Ilustrasi uang (dok.merdeka.com)

Solo – Realisasi pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan oleh sejumlah perbankan berhasil terserap maksimal. Tingginya penyaluran pembiayaan tersebut karena banyak masyarakat yang membutuhkan tambahan modal untuk untuk menggenjot produksi diakhir tahun.

“Sampai dengan saat ini target pembiayaan KUR kita sudah terlampaui. Dengan komposisi  KUR ritel 115 persen dan mikro 103 persen,” ujar Pemimpin Cabang BRI Solo Slamet Riyadi, Susanto kepada wartawan, Selasa (18/10).

Dari data yang tercatat,  serapan KUR paling tinggi didominasi dari sector pengolahan dan industry rumah tangga. Mereka membutuhkan tambahan modal usaha karena untuk menggenjot kapasitas produksinya.

“Disisi lain, karena memang bunga KUR ini sangat rendah. Sehingga wajar jika banyak diburu para nasabah,” jelasnya.

Sementara itu kondisi yang sama juga dirasakan bank lainnya. Pemimpin Cabang BNI Solo, Iwan Affandi secara terpisah menyampaikan, sampai dengan saat ini realisasi penyaluran program KUR sudah mencapai 88 persen. Dengan tingginya capaian itu, ia optimis target penyaluran KUR pada 2016 dapat sesuai target.

“Target kita pada tahun ini sebesar Rp 868 Miliar, dan saat ini total penyaluran sudah mencapai Rp 765 Miliar. Sehingga kita optimis sampai akhir tahun nanti dapat mencapai target yang kita inginkan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge