0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Ratus Tahun Lalu, London Kebanjiran Bir, 8 Orang Meninggal

Dok: Timlo.net/Hulton Archive/Getty Images.
Lukisan perusahaan bir the Meux and Company Brewery. (Dok: Timlo.net/Hulton Archive/Getty Images.)

Timlo.net—Tepat 202 tahun lalu 8 delapan orang meninggal setelah 1,47 juta liter bir membanjiri jalanan kota London, Inggris. Peristiwa yang disebut The London Beer Flood, terjadi pada 17 Oktober 1814. Kejadian ini disebabkan tong raksasa yang menyimpan 610 ribu liter bir hancur di dalam perusahaan bir the Meux and Company Brewery di Tottenham Court Road.

Kehancuran tong itu menimbulkan efek domino di mana tong-tong lain ikut hancur hingga minuman keras itu membanjiri jalanan. Air bir dalam jumlah jutaan liter itu membanjiri rumah-rumah di sana dan menghancurkan dua di antaranya.

Banjir bir itu juga meruntuhkan tembok bar The Tavistock Arms sehingga membunuh pegawai bernama Eleanor Copper yang berusia 15 tahun. Selama beberapa saat, area itu digenangi bir. Tujuh orang lainnya dengan usia antara 3 hingga 63 tahun mati. Beberapa korban di antaranya adalah seorang ibu yang baru minum teh bersama puterinya. Juga beberapa orang yang baru bangun tidur.

Karena kejadian ini, para pemilik perusahaan bir itu dibawa ke pengadilan. Akan tetapi peristiwa ini dinyatakan pengadilan sebagai bencana alam. Perusahaan itu bahkan diperbolehkan untuk melanjutkan bisnisnya hingga pabrik mereka dihancurkan pada 1922. Sekarang pada gedung bekas perusahaan bir itu berdiri the Dominion Theatre.

Sumber: Metro.co.uk

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge