0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Desa Belum Selesaikan Proyek, Dewan Ancam Lapor ke Inspektorat

Ilustrasi Proyek pembangunan jalan desa (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Banyaknya desa di Kabupaten Sragen yang belum menyelesaikan proyek bersumber dari APBD tahun 2016 membuat pihak legislative angkat bicara. Apabila kondisi ini berlarut-larut, tak menutup kemungkinan DPRD bakal melaporkan ke Inspektorat.

“DPRD akan mengecek dan menyerahkan kepada Inspektorat bagi desa yang tidak segera merampungkan baik pekerjaan maupun laporan,” kata Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto, Senin (17/10).

Bambang menyatakan, tidak hanya proyek yang belum dikerjakan, tapi juga banyak desa yang dilaporkan terkesan menunda dan memperlambat pencairan dana Bantuan Keuangan Khusus. Sedangkan laporan yang dia terima, desa belum berani mencairkan dana lantaran menunggu terlebih dahulu hasil monitoring dan evaluasi (Monev).

Totok, panggilan akrabnya, memberikan contoh, kalau pekerjaan sudah selesai pada Agustus-September. Sementara monev digelar Desember, maka hal itu bisa menyengesarakan rekanan dan memicu inflasi.

“Apalagi kepada rekanan yang sudah melaksanakan pekerjaan 100 persen, tapi desa masih menahan pencairan keuangan. Ini bisa mengakibatkan inflasi. Kasihan bagi para rekanan yang mengerjakan,” paparnya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pengecekan dan pendataan desa-desa yang belum beres tersebut. Data tersebut nantinya akan diteruskan ke Inspektorat.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge