0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Asumsi Belanja APBD Klaten 2017 Disepakati Rp 1,94 Triliun

dok.timlo.net/aditya wijaya
Bupati Klaten Sri Hartini menandatangani kesepahamana KUA PPAS APBD 2017 di Gedung DPRD Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Asumsi anggaran belanja daerah Klaten pada 2017 mengalami peningkatan. Hal itu tertuang dalam nota kesepakatan antara pemerintah kabupaten (Pemkab) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klaten tentang Kebijakkan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017, Senin (17/10).

“Meningkatnya pendapatan dan belanja di KUA PPAS tahun 2017 ini baru prediksi atau asumsi dulu. Sebab dari pemerintah pusat APBN nya belum ditetapkan, jadi kita belum tahu berapa alikasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana alokasi Khusus (DAK) untuk Klaten,” ujar Ketua DPRD Klaten Agus Riyanto, Senin (17/10).

Informasi dihimpun, asumsi belanja daerah pada awalnya sebesar Rp 1,89 trilun. Kemudian setelah direvisi meningkat sebesar Rp 79,14 miliar menjadi Rp 1,94 triliun. Adapun rinciannya, belanja tidak langsung asumsi awal naik sebesar Rp 350 juta menjadi Rp 1,51 trilun. Sedangkan belanja langsung naik sebesar Rp 78,7 miliar menjadi Rp 458 miliar.

Menurut Agus, meningkatnya asumsi anggaran belanja daerah pada 2017 lantaran asumsi pendapatan daerah juga mengalami kenaikan. Ia menyebut, salah satunya pos anggaran dari pemerintah pusat berupa program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) senilai Rp 49 miliar yang belum dimasukkan ke pendapatan daerah oleh Pemkab Klaten.

“Setelah kita revisi maka pos anggaran itu dimasukkan dalam pendapatan daerah. Sehingga pendapatan daerah mengalami kenaikan,” sebutnya saat ditemui usai rapat paripurna di Gedung DPRD Klaten.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge