0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Galian Sanitasi Dikeluhkan Warga, Ini Tanggapan Pak Lurah

Galian sanitasi di Karangasem, Solo yang dikeluhkan warga (dok.timlo.net/indira jayendra iswari)

Solo — Galian sistem sanitasi terpadu, proyek Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) di depan STIE St Pignatelli, Karangasem, Solo dikritik warga. Pasalnya, satu bulan terakhir dihentikan dalam keadaan belum diaspal.

“Sebulan ini proyeknya berhenti, padahal belum selesai. Jalan rusak, jadi banyak korban terperosok galian,” ujar salah satu warga Kelurahan Karangasem, Sri Mulyoto kepada wartawan, Senin (17/10).

Ditambahkan, korban terperosok karena tanah timbunan galian pipa yang dinilai kurang padat.

Salah satu pemilik warung makan disamping galian sanitasi Kelurahan Karangasem, Wiji mengatakan, berhentinya proyek tanpa pengaspalan ini sangat meresahkan. Wiji mengaku harus menyiram bekas galian agar debu tidak berterbangan.

“Saya kan buka warung tepat di samping galian. Kalau cuma ditutup tanah gini debunya berterbangan. Kasihan yang makan,” kata dia.

Sementara itu, Lurah Karangasem Ganek Bambang Permadi mengatakan, pihaknya belum mendapatkan keterangan terkait berhentinya proyek sanitasi. Ganek mengaku, pihak kelurahan belum mendapat laporan keluhan warga.

“Saya sudah mengimbau warga, jika ada keluhan terkait pembangunan sanitasi segera melapor ke kelurahan,” kata dia.

Nanti, dari kelurahan akan menjembatani keluhan warga dengan pihak yang bertanggung jawab, yakni PDAM dan pihak kontraktor.

“Saya harap proyeknya segera selesai, mengingat akses jalan sekitar yang padat,” imbuhnya.

 

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge