0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tugas Setumpuk Menunggu Ignasius Jonan

merdeka.com
Ignasius Jonan bersama Presiden Jokowi (merdeka.com)

Timlo.net – Sejumlah masalah penting jadi beban tugas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Diantaranya investasi Blok Masela dan Natuna, relaksasi ekspor minerba, pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt dan renegosiasi kontrak Freeport.

“Beberapa prioritas yang bisa saya mengerti sesuai arahan Pak Menko. Kalau 35.000 megawatt semua operator PLN. Pertamina harus lebih efisien, penyelesaian draft PP 79, Newmont, revisi UU minerba dan migas,” jelas Menteri Jonan, Senin (17/10).

Menteri Jonan mengakui, untuk saat ini, dirinya memang belum mengetahui soal energi dan mineral. Namun, dia mengaku telah mengantongi modal penting untuk menempati jabatan barunya ini.

“Kalau saya ditanya, pak kompetensinya apa? kok memimpin kami (Kementerian ESDM), sebelum ditanya saya jawab, modal saya cuma satu saat ini yaitu saya mantan menteri,” candanya.

Menteri Jonan pun mengungkapkan, meski dirinya belum mengenal sektor energi, namun dia telah mendapat arahan dari Presiden Jokowi tentang apa yang harus dilakukan dalam memimpin kementerian strategis ini.

“Sumber daya alam apapun bentuknya untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Ini arahan presiden secara umum. Saya tetap mematuhi UU dan peraturan di bawahnya, sebisa mungkin tidak menghambat. Tapi ini saya pikir harus mengikuti perkembangan jaman,” ungkapnya.

Plt Menteri ESDM dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyakini Jonan dan Arcandra dapat memimpin Kementerian ESDM akan lebih baik.

“Saya tadi malam bicara dengan Jonan dan Arcandra, saya optimis dua leadership ini KESDM akan jaya lagi ke depannya,” ucap Menko Luhut.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge