0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Jembatan Cinta Belum Jelas, Basarnas Kirim Kapal

Pencarian korban jembatan yang putus digelar hingga pukul 21, Minggu (16/10) | BNPB
(Pencarian korban jembatan yang putus digelar hingga pukul 21, Minggu (16/10) | BNPB)

Timlo.net – Jumlah korban ambruknya jembatan antarpulau di Kabupaten Klungkung, Bali, Minggu (16/10) pukul 18.30 WITA belum pasti. Pencarian yang digelar hingga pukul 21 dihentikan karena medan yang tak menguntungkan, dan akan dilanjutkan Senin pagi ini.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers Minggu malam menyebut, sejauh ini sudah ditemukan sembilan korban tewas dan delapan di antaranya sudah teridentifikasi. Sementara itu, 30 orang dirawat di Puskemas karena cedera, dua di antaranya parah.

Sutopo memaparkan, jembatan yang menghubungkan pulau Nusa Lembongan dengan Nusa Ceningan itu putus karena tak kuat menahan beban. Belum diketahui persis berapa korban yang jatuh ke laut. Namun, pencarian dihentikan sementara karena sudah terlalu malam dan sudah tidak ada lagi warga yang melapor kehilangan keluarganya.

Pencarian dilakukan oleh masyarakat dan aparat setempat. Petugas Basarnas, BPBD dan lainnya belum dapat menjangkau pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan.

Untuk mendukung misi pencarian korban yang mungkin masih ada, Senin pagi ini Badan SAR Nasional (Basarnas) mengirimkan kapal dari Kantor SAR Denpasar.

Jembatan antarpulau yang sering juga disebut Jembatan Cinta, roboh saat sejumlah warga melakukan upacara keagamaan di Pura Bakung Ceningan, yakni Hari Nyepi Segara dimana mereka tidak melakukan aktivitas di laut. Karena itu, jembatan menjadi satu-satunya sarana melintas, sehingga tak kuat dan putus.

Ada catatan lain, jembatan tersebut sudah beberapa kali rusak dan diperbaiki.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge