0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi : Pembenahan Kawasan Sungai Jangan Rugikan Masyarakat

timlo.net/ichsan rosyid
Pulang Kampung, Jokowi Kunjungi Tempat Tinggal Masa Kecil (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo —  Beberapa bulan terakhir, bencana banjir melanda berbagai daerah di Indonesia termasuk Kota Solo. Dalam kunjungannya ke Solo, Minggu (16/10), Presiden Joko Widodo agar penanganan banjir tidak merugikan masyarakat.

“Direlokasi di tempat yang lebih baik. Jangan sampai merugikan masyarakat,” kata dia.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat menanggapi pertanyaan terkait revitalisasi kawasan Kali Pepe, ia berharap dapat merangkul semua pihak. Pria yang pernah menjabat sebagai Walikota Solo itu meminta agar pembenahan kawasan sungai bisa dilaksanakan tanpa merugikan warga yang tinggal di bantaran sungai.

Menurutnya, banjir yang terjadi di berbagai daerah disebabkan oleh kerusakan alam di daerah hulu sungai. Kawasan perkotaan yang umumnya berada di daerah hilir harus menanggung akibatnya.

“Itu akan terus kita kerjakan,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa bencana banjir saat ini terjadi merata di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya setiap provinsi menghadapi masalah yang sama selama beberapa bulan terakhir.

“Semua tempat seperti itu (banjir), tidak hanya Solo. Setiap provinsi ada bencana banjir,” kata dia.

Seperti diketahui, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) akan merevitalisasi Kali Pepe dengan meningkatkan kapasitas bendung karet di Utara Terminal Tirtonadi. Proyek yang dibiayai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu diperkirakan akan berdampak pada sekitar 300 hunian liar di bantaran sungai. Pemerintah Kota Solo sampai saat ini masih berupaya merelokasi warga ke rumah susun di kawasan Mojosongo.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge