0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waduh, Aksi Lempar Batu Tak Hanya Dilakukan Sekali

Para pelaku aksi teror lempar batu diamankan polisi (dok.timlo.net/ist)

Wonogiri — Enam remaja diduga pelaku aksi teror lempar batu di beberapa ruas jalan di Wonogiri menjalani pemeriksaan di unit PPA Polres Wonogiri. Saat diperiksa, mereka mengakui segala perbuatannya. Bahkan aksi ini dilakukan lebih dari satu kali.

“Aksi ini dilakukan pada malam hari di ruas jalan Wonogiri hingga depan BP. Kemudian ruas jalan Ngadirojo hingga depan Alun-Alun Wonogiri,” ungkap Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Eko Marudin mewakili Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor, Minggu  (16/10).

Saat ditangkap mereka tidak bisa berkutik. Bahkan satu persatu mengakui perbuatannya. Sedangkan para pelaku tersebut antara lain, FAS (14) pelajar SMP kelas III asal Dusun Klemut RT 1/RW 7 Desa Bulusulur, Wonogiri. KKW (15) pelajar SMP kelas II asal Jatibeduk, Purworejo, Wonogiri.

Kemudian RATW (16) pelajar SMK asal Jatibeduk, Purworejo, Wonogiri. NF (14) pelajar SMP kelas III asal Bulusulur, Wonogiri. DNI (16) pelajar SMK asal Jatibeduk, Purworejo, Wonogiri. Dan RDPP (16) pelajar SMK asal Jatibeduk, Purworejo, Wonogiri.

Menurut dia, KKW mengakui telah sembilan kali melakukan aksi lempar batu ini terhadap truk dan kendaraan lain, aksinya di daerah Patung Jambu Mete, Brubuh, Ngadirojo.

Kemudian, RATW juga melempar batu pada truk, sedan, Avanza hitam, sebanyak empat kali, di daerah Wonokarto dan Ngadirojo. NF mengaku baru sekali melempar batu pada kaca mobil di wilayah Wonokarto itupun bersama DNI.

Selanjutnya DNI mengakui baru melakukan satu kali di daerah sekitaran kantor BPN, Salak, Wonogiri Kota. RDPP mengaku sudah sembilan kali melakukan aksi serupa, di daerah Brumbung depan SPBU, Ngadirojo, depan SPBU Ngadirojo, dekat hotel Sari Murni, Terminal Induk dan dekat pull bus Agra Mas.

Ditambahkan, pasal yang disangkakan terhadap mereka yakni pasal 170 KUHP perusakan terhadap barang dengan ancaman kurang dari tujuh tahun penjara. Selain itu, polisi juga mengamankan tiga unit sepeda motor , lima buah batu seukuran telur yang diduga sebagai sarana kejahatan.

“Penyidik masih melakukan interogasi, mereka belum kita tetapkan sebagai tersangka. Untuk saat ini mereka tidak kita tahan, ” tandasnya.

Sementara korbannya yang sudah melapor ada empat orang. Yakni Agus Syamsudin , Wonogiri, Adi Dharma, Wonogiri. Deni, warga Tawangsari, Sukoharjo, dan Agusta warga Jatiroto, Wonogiri.

“Sebenarnya ada beberapa korban lagi , tapi belum melapor, ” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge