0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Janji TNI, Anggota Kena Narkoba Komandannya Dicopot

merdeka.com
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (merdeka.com)

Timlo.net – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan, razia gabungan TNI dengan BNN merupakan bukti nyata pelaksanaan untuk bersih-bersih satuan TNI dalam rangka memerangi narkoba. Menurut Gatot, perang terhadap narkoba menjadi agenda prioritas dan mendesak di mana harus dilakukan pemberantasan dan pembersihan narkoba dalam satuan TNI.

“TNI menyatakan perang terhadap narkoba karena sudah menjadi ancaman nyata bangsa ini, narkoba telah menyerang anak-anak dan generasi muda, bahkan telah merasuk kepada kehidupan prajurit TNI dan seluruh elemen bangsa Indonesia,” kata Gatot, Sabtu (15/10).

Gatot menegaskan kepada para Dansat (Komandan Satuan) TNI, apabila ada anggotanya terlibat narkoba diberikan sanksi berupa pemecatan.

“Saya perintahkan kepada semua Pangkotama (Panglima Komando Utama) dan semua Komandan untuk melakukan pembersihan internal sampai bulan Juni 2016, setelah bulan Juni apabila masih ada anggotanya yang terlibat Narkoba, maka komandannya akan dicopot,” jelas dia.

Sebelumnya Pengadilan Militer Tinggi (Dilmilti) III-12, beberapa waktu yang lalu menggelar sidang perdana kasus Narkoba yang melibatkan oknum TNI atas nama Kolonel Inf Jefry Oktavian Rotty mantan Komandan Kodim 1408 BS/1408 bersama Letkol Inf Budi Iman Santoso mantan Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi (Kapuskodal Ops) Kodam VII/Wirabuana, di Surabaya.

Pada April lalu, Kolonel Inf Jefry Oktavian Rotty dan Letkol Inf Budi Iman Santoso tertangkap tangan oleh razia gabungan TNI dengan BNN yang dipimpin oleh Kasdam VII/Wrb Brigjen TNI Supartodi, yang sedang mengkonsumsi narkotika jenis sabu di Ruang Karaoke VIP 37, lantai 12 Hotel d’Maleo Rappocini Makassar beserta satu pengusaha dan empat warga sipil lainnya.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge