0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Night Market Laweyan Festival Dibanjiri Pertunjukan Seni Budaya

Night Market Laweyan Festival dibuka Tarian Bajidor Kahot dari Kelurahan Kerten di Jalan Perintis Kemerdekaan, Laweyan, Solo pada Jumat (14/10) malam (timlo.net/indira jayendra iswari)

Solo – Night Market Laweyan Festival kembali di gelar di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, Laweyan, Solo pada 14-16 Oktober 2016 pukul 20.00-22.00 WIB. Salah satu rangkaian dari napak tilas budaya Kyai Haji Samanhudi ini, menampilkan berbagai atraksi budaya yang dimiliki sebelas kelurahan di Kecamatan Laweyan, Solo.

“Kelurahan yang punya kelompok budaya memberikan pertunjukan, seperti Tari Ronggeng dari Kelurahan Purwosari, Tari Klasik dari Jajar, Bajidor Kahot dari Kerten, dan masih banyak lagi,” beber Ketua Koordinator Night Market Laweyan Festival, Satria Andre Harisvianto saat ditemui Timlo.net.

Turut menyemarakkan dari Kelurahan Bumi, Kelurahan Penumping, Kelurahan Jajar, Kelurahan Laweyan, Kelurahan Karangasem, Kelurahan Pajang, Kelurahan Sriwedari, Kelurahan Kerten dan Kelurahan Sondakan.

“Akhir acara tanggal 16 Oktober 2016 besok, akan diadakan kirab budaya yang diikuti 30 kontingen sekitar 2000 peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Solo, FX Rudi Rudyatmo dalam sambutan yang dibacakan Asisten Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Surakarta, Said Ramadhan berharap warga Laweyan turut even tahunan ini. Kirab Kyai Haji Samanhudi ini sangat diperlukan sebagai bentuk kebanggan Kota Solo, terlebih warga Laweyan. Mengingat beliau adalah salah satu tokoh nasional.

“Semoga masyarakat dapat melangkah lebih baik dengan meniru jejak Samanhudi sebagi tokoh yang lahir di Kecamatan Laweyan,” ujarnya.

Selain menampilkan aneka jenis kesenian, diramaikan pula sedikitnya 100 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hasil olahan warga sekitar. Meliputi kuliner, kerajinan, lukisan, serta fashion.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge