0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Minta Presiden Pertimbangkan Dukungan Terhadap Gojek

dok.timlo.net/daryono
Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Konflik antara ojek online seperti Gojek dengan moda transportasi lain telah terjadi berulang kali di berbagai daerah. Di Solo sendiri peristiwa serupa sempat menjadi perhatian publik Rabu (12/10) kemarin. Pemerintah Kota Solo pun meminta Presiden mempertimbangkan kembali sikapnya yang mendukung ojek online.

“Dengan banyaknya peristiwa semacam ini (konflik ojek online dengan moda transportasi lain), harus jadi bahan evaluasi,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Kamis (13/10).

Seperti diketahui, pada bulan Desember 2015 Menteri Perhubungan yang ketika itu dijabat oleh Ignasius Jonan melarang Gojek dengan alasan tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku. Beberapa hari kemudian, Presiden Joko Widodo menyatakan Gojek harus diapresiasi, bukan dihalangi. Dukungan Presiden ini langsung diamini sejumlah menteri dan Kapolri yang waktu itu dijabat Badroedin Haiti.

Namun sepanjang perjalanannya di tahun 2016, konflik antara Gojek dengan moda transportasi lain mulai bermunculan. Hampir setiap bulan terjadi gesekan hingga kontak fisik dengan berbagai sebab. Di awal bulan ini, ratusan driver Gojek menggelar demonstrasi kepada manajemen Gojek karena merasa dirugikan oleh kebijakan perusahaan. Melihat hal itu, Rudy menyarankan Pemerintah Pusat segera membuat regulasi yang jelas terkait ojek online seperti Gojek.

“Kalau memang mau dilegalkan ya yang bener. Harus ada aturan yang jelas,” kata dia.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Solo, Yosca Herman Sudrajad. Menurutnya, kebijakan terkait ojek online harus ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Tidak adanya landasan hukum yang mengatur ojek online membuat Pemkot Solo kesulitan mengendalikan Gojek yang beroperasi di Solo.

“Sampai sekarang Pemerintah Pusat saja tidak bisa mengatur. Apalagi kita,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge