0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Lulus Tes Psikologi, Senpi Langsung Ditarik

Personel Polres Sragen mengikuti tes psikologi (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Ratusan personel Polres Sragen mengikuti tes psikologi penggunaan senjata api (senpi). Tes ini bakal menentukan apakah seorang anggota polisi layak atau tidak memegang senpi untuk menunjang tugas mereka.

“Semua pemegang senpi ini harus lulus di sini. Jadi yang tidak lulus tes psikologi tidak akan diberikan ijin,” kata Paur Psipol Desumda Polda Jateng, AKP Ahmad Dartono, Kamis (13/10).

Dartono mengatakan, tes psikologi ini wajib diikuti oleh semua personel polisi, baik berpangkat bintara atau perwira yang memegang senpi. Tes ini tidak menutup kemungkinan personel yang sebelumnya memegang senpi, menjadi tidak memegang senjata. Hal ini terjadi jika yang bersangkutan tidak lolos tes.

“kalau tidak lulus tes, maka dia harus mengulang lagi dalam jangka enam bulan. Jadi selama enam bulan masa itu anggota tak boleh pegang senpi,” jelas dia.

Dia menyampaikan, selain tes pikologis, khusus para perwira dan pegawai negeri sipil (PNS) Golongan III-IV juga diwajibkan untuk mengikuti maping. Kegiatan ini diikuti mulai dari perwira yang berpangkat Ipda hingga Kompol. Tujuannya untuk pembinaan karier dan kepangkatan di lingkungan Polri.

Kabag Sumda Polres Sragen, Kompol Taufik menambahkan, semua personel berpangkat perwira wajib mengikuti maping tersebut. Ada sekitar 114 personel dari Ipda hingga Kompol yang ikut maping ini.

“Termasuk Wakapolres, Kompol Danu Pamungkas juga wajib ikut ini, kecuali Kapolres. Tapi beliau juga wajib ikut, hanya saja tesnya di Polda,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge