0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cara PDIP Menghadapi Kasus Ahok

merdeka.com
PDIP (merdeka.com)

Timlo.net – PDIP meminta kader paling bawah meluruskan isu-isu yang bersifat sensitif kepada masyarakat. Termasuk, isu terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh bakal calon gubernur DKI petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Tugas partai adalah menyampaikan kepada masyarakat, kita suruh pengurus ke masyarakat. Pengurus kita sampai tingkat RW, kita manfaatkan untuk menjelaskan kalau hal-hal yang bersifat sensitif tidak boleh diperbincangkan di tengah masyarakat. Itu saja,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Jakarta, Gembong Warsono, Kamis (13/10).

Dia mengungkapkan, isu sensitif apalagi mengenai Suku Agama Ras, dan Antar-golongan (SARA) memang seharusnya diredam dan tidak dibesar-besarkan. Ditambahkannya, seharusnya persaingan yang sehat tidak menggunakan isu seperti ini.

“Ya kita harus jelaskan, dan kita minta peran serta kerja dari kader kita,” tutup Gembong.

Seperti diketahui, saat video Ahok soal Surah Al-Maidah ayat 51 menjadi polemik, dia yang sebelumnya ngotot akhirnya minta maaf.

“Saya sampaikan kepada semua umat Islam atau kepada yang merasa tersinggung saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam atau apa,” kata Ahok.

“Saya minta maaf atas kegaduhan ini, saya pikir komentar ini jangan dilanjutkan lagi. Ini tentu mengganggu keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara. Padahal tidak ada niat apapun, warga Kepulauan Seribu pun waktu itu tidak ada yang tersinggung malah kami tertawa-tawa kok,” jelas dia.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge