0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyelundupan Belasan Ton Bawang Merah Digagalkan

merdeka.com
Penyelundupan bawang (merdeka.com)

Timlo.net — Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Dit Polair Kepolisian Daerah (Polda) Riau, berhasil menyita sedikitnya 16,4 ton bawang merah ilegal asal Malaysia, yang masuk melalui perairan di Kabupaten Siak dan Pelalawan. Tiga orang diamankan, baik nakhoda kapal, sopir truk, maupun pemilik bawang.

Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain Adinegara Rabu (12/10) mengatakan, bawang merah tersebut diangkut dari kapal lalu dipindahkan ke truk colt diesel. Dari laut ke darat, tiga orang pelaku melakukan aksinya. Namun dalam perjalanan, polisi berhasil mengendus hingga menangkap mereka.

“Penyelundupan bawang merah ilegal ini dua kali digagalkan oleh dua kesatuan yang berbeda. Pertama tanggal 9 Oktober 2016 lalu, ditangkap oleh Direktorat Polisi Air di daerah Kuala Kampar, Pelalawan,” ujar Brigjen Zulkarnain didampingi Direktur Krimsus, Kombes Rivai Sinambela dan Kabid Humas.

Dikatakan Zulkarnain, para tersangka menggunakan kapal dalam mengangkut bawang. Penangkapan pertama dilakukan saat kapal masih di laut, dan digagalkan polisi air. Penangkapan kedua, dilakukan tim Dit Reskrimsus saat bawah sudah diangkut ke dalam truck Colt diesel.

“Di kapal, petugas kami mengamankan seorang nahkoda berinisial An. Kapal ini mengangkut sekitar 1.000 karung bawang merah dengan taksiran berat 9 Ton tanpa dokumen resmi alias ilegal,” ucap Perwira Tinggi jebolan Akademi Kepolisian tahun 1985 ini.

Sedangkan penangkapan bawang merah ilegal kedua dilakukan saat truk berada di darat. Pengungkapan ini dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau dengan hasil, 7,4 ton bawang merah ilegal.

“Di darat ini, petugas menangkap truk bermuatan bawang merah tanpa dokumen resmi saat melintas di daerah Sabak Auh, Kabupaten Siak. Bawang ini juga berasal dari luar negeri,” kata Zulkarnain.

Truk tersebut dikemudikan oleh AL, dan akan dibawa ke Pekanbaru. Setelah AL diperiksa,dia mengaku barang tersebut milik AK. Polisi lantas menangkap AK.

“Petugas mengamankan dua orang tersangka, AL selaku sopir dan AK pemilik bawang (toke),” jelas Zulkarnain.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka ditahan di Sel Mapolda Riau untuk dilakukan proses hukum selanjutnya. Polisi menjerat mereka lantaran melakukan penyelundupan bawang mereka tanpa dokumen resmi dari luar negeri.

“Hasil koordinasi kita dengan Bea Cukai, dan Lanal Dumai. Tidak hanya bawang saja, banyak lagi yang diselundupkan melalui Riau. Para pelaku penyelundupan ini, masuk melalui pelabuhan tikus, terutama di kawasan pantai timur Riau,” tandas dia.

[hhw]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge