0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Relokasi THR, Ada yang Mau, Ada yang Nolak

Dok.Timlo.net
Performance salah satu band pengisi Clasic Rock di THR Sriwedari. (Dok.Timlo.net)

Solo — Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari bakal dipindahkan ke lokasi baru di Taman Satwa Taru Jurug. Pasalnya lokasi THR saat ini, dibidik sebagai lokasi Masjid Raya Solo. Kawasan yang berdiri sejak 31 Maret 1985 ini terancam kehilangan penggemarnya. Lantaran lokasi pengganti di Taman Satwa Taru Jurug dinilai terlalu jauh.

“THR sudah menjadi sumber penghasilan sekitar 120 orang pedagang disini. Kalau pemerintah memutuskan dipindah ya mau gimana lagi, harus diikuti,” ujar Sales dan Marketing THR Sriwedari, Retno Ariani pada wartawan, Rabu (12/10).

Dia menambahkan, pentas panggung hiburan di tempat ini sudah menarik hati penikmatnya.

“Disini panggung hiburannya rutin, ada Koes Plus, Klasik Rock, Dangdut, Tembang Kenangan, dan Campur Sari,” beber Retno.

Sementara itu, salah satu penikmat pentas Dangdut, Elvina menyatakan menolak relokasi THR yang dianggap terlalu jauh.

“Kalau dipindah Jurug ya jauh, enak di Sriwedari, tengah kota,” ujarnya.

Penikmat pentas Klasik Rock, Andrey Kurniawan, justru menyatakan hal berlawanan. Ia menyatakan setuju, terlebih jika fasilitasnya menjadi lebih bagus dari sebelumnya.

“Pokoknya harus memadai fasilitasnya, otomatis Jurug juga harus dibuat bagus. Agar tidak njomplang,” tuturnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge