0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Driver Ojek Online Preteli Spanduk Penolakan Gojek

dok.merdeka.com
GO-JEK (dok.merdeka.com)

Solo — Ratusan driver gojek menyatroni pangkalan ojek di kawasan Purwosari dan mempreteli spanduk penolakan ojek online, Rabu (12/10) pagi. Mereka menuntut kejelasan penyebab terjadinya penganiayaan yang menimpa salah satu driver ojek online di Kawasan Purwosari, Laweyan, Solo sehari sebelumnya.

“Tadi pagi geger, sampai ojek pangkalan pada masuk gang dan motornya ditinggal. Untung ada polisi yang berjaga, jadi bisa langsung teratasi,” jelas salah seorang pedagang di kawasan Stasiun Purwosari, Solo kepada Timlo.net, Rabu (12/10) siang.

Beruntung, lanjut dia, driver Gojek tidak gelap mata merusak motor milik sopir ojek pangkalan.

Sementara itu, salah satu sopir ojek pangkalan, Suroto, mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut. Kendati demikian, dia berharap masalah penganiayaan yang menimpa driver Gojek segera diselesaikan.

“Semoga bisa diselesaikan secara kekeluargaan, agar tidak berulang. Kalau bisa peraturan tentang menjemput penumpang lebih ditegaskan,” ujarnya.

Terpisah, salah satu driver Gojek yang enggan menyebutkan namanya menuturkan Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut kejelasan.

“Rekan kami dianiaya sampai masuk RS Kasih Ibu, bahkan harus menjalani ct scan. Kalau memang benar pelakunya dari oknum ojek pangkalan setempat, kami minta segera ditindak hukum,” tuturnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge