0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan : Lahan Parkir Loji Wetan Tak Optimal

timlo.net/ichsan rosyid
Salah satu pengunjung Pasar Gede menyeberangi jembatan penghubung Taman Parkir Loji Wetan menuju Pasar Gede (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Kalangan legislatif meminta Pemerintah Kota Solo segera mengoptimalkan pemanfaatan taman parkir Loji Wetan. Selama ini, kantong parkir yang dibangun di atas lahan bekas SPBU itu dinilai kurang berfungsi maksimal.

“Dulu Pemerintah Kota lahan SPBU Loji Wetan dibangun lahan parkir untuk mengurai kesemrawutan lalu lintas di kawasan Pasar Gede. Tapi setelah lebih dari satu tahun justru tidak berfungsi sama sekali,” kata Ketua Komisi III, Honda Hindarto usai inspeksi mendadak di Taman Parkir Loji Wetan, Rabu (12/10).

Ia menilai taman parkir tersebut belum berfungsi maksimal. Hampir setiap hari taman parkir di tepi Kali Pepe itu lengang. Sementara lalu lintas di kawasan Pasar Gede tetap padat terutama di Jalan RE Martadinata.

“Ini artinya tujuan Pemkot membuat lahan parkir dulu tidak tercapai,” kata dia.

Honda menduga kurang optimalnya pemanfaatan lahan parkir itu disebabkan karena akses menuju Pasar Gede masih sulit. Untuk menuju Pasar, warga harus menyeberangi jembatan lalu menuju Pasar melalui gang sempit yang agak sulit ditemukan.

“Ini yang penting dioptimalkan dulu. Nanti integrasinya dengan Pasar Gede kita lihat seperti apa,” kata dia.

Untuk mengintegrasikan Lahan Parkir denan Pasar Gede, kata dia, masih banyak yang perlu dikerjakan. Jembatan yang ada dirasa kurang nyaman dilalui pejalan kaki sambil membawa barang. Selain itu, lebar jembatan juga relatif sempit sehingga bila ada dua orang yang menyeberang dari arah berlawanan harus bergantian.

“Bentuk jembatan juga melengkung seperti ini kan tidak mungkin kalau mau pakai troli seperti yang di sana (Pasar Gede). Dan kondisi sekarang ini kalau hujan juga sudah tidak bisa digunakan,” kata dia.

Sebagai informasi, Taman Parkir Loji Wetan mulai dibangun tahun 2014 dan resmi digunakan awal tahun 2015. Namun setelah diresmikan, jumlah pengguna taman parkir berkapasitas 60 mobil atau 200 motor itu kurang diminati. Jumlah mobil yang parkir di sana sehari-hari bisa dihitung dengan jari.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge