0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lumpuh 13 tahun, Sugiyem Dijenguk Bupati dan Wabup

dok.timlo.net/agung widodo
Bupati Yuni dan Wabup Dedy saat mengunjungi keluarga Karto Kemis di Gesi, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Sudah hampir 13 tahun ini, Sugiyem (55), warga Dukuh Sogan RT 14, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Sragen menderita lumpuh. Tidak ada aktivitas yang dia kerjakan kecuali hanya berbaring di tempat tidur.

Sementara untuk hidup sehari-hari Sugiyem dan suaminya, Karto Kemis, hanya mengandalkan kiriman dari anak perempuannya yang tidak seberapa. Setiap bulan hanya sekitar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

Bahkan tak jarang mereka mengandalkan ulur tangan dari tetangga dekatnya. Pasalnya, Karto Kemis sendiri tidak bisa bekerja lantaran harus mendampingi istrinya setiap saat. Anaknya yang semata wayang pun sudah berkeluarga dan berada di luar Jawa.

Kondisi itu membuat Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wabup Sragen Dedy Endriyatno simpati. Dalam suatu kunjungan kerja “Tilik Kembang Desa” di Desa Blangu, Kecamatan Gesi, kedua petinggi Bumi Sukowati ini menyempatkan diri menjenguk Sugiyem di rumahnya.

Kepada Bupati Yuni, Karto Kemis menyampaikan kalau istrinya tersebut menderita asam urat akut. Itulah yang menyebabkan kelumpuhan dan luka-luka disekujur tubuh Sugiyem selama 13 tahun ini.

Karto mengaku tidak memiliki kartu jaminan kesehatan apa pun, termasuk Kartu Indonesia Sehat (KIS). Padahal jauh hari sudah mengurus kartu jaminan kesehatan, tapi tidak segera ditindaklanjuti oleh perangkat desa setempat.

Saat itu juga, Bupati Yuni memerintahkan Camat Gesi untuk segera membuatkan Kartu Saraswati bagi Sugiyem dan keluarga. Bahkan Bupati meminta untuk berobat secara gratis di RSI Amal Sehat.

“Saya meminta kepada Pak RT dan aparat setempat untuk lebih sensitif terhadap kondisi warganya dan segera menundaklanjuti, minimal memberikan informasi kepada pemerintah. Hal semacam ini jangan sampai terulang kembali,” kata Bupati Yuni, Selasa (11/10).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sragen dan rombongan juga memberikan uang tunai kepada Karto Kemis untuk membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Maturnuwun Ibu Yuni, Pak Dedy, kulo maturnuwun sanget panjenengan kerso mriki,” ujar Karto Kemis.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge