0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Eksekusi Rumah di Mojosongo Ricuh, Penghuni Pingsan

dok.timlo.net/achmad khalik
Situasi eksekusi rumah di Kedungtungkul, Mojosongo, Jebres, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Eksekusi dua rumah di kawasan Kampung Kedung Tungkul, RT03/ RW07 Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (12/10) siang, berlangsung ricuh. Bahkan, pemilik rumah sempat pingsan saat dilakukan eksekusi.

Pantauan di lapangan, pihak Pengadilan Negeri (PN) Solo mendatangi lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Sempat terjadi negosiasi antara PN Solo dan pihak tergugat yang diwakili Ibu Parinem dan anaknya Sri Widodo. Lantaran pihak tergugat tak mau angkat kaki dari rumah sengketa tersebut, akhirnya pihak PN dibantu Sabhara Polresta Solo langsung mengerahkan kekuatan pasukan.

Dalam waktu singkat, aparat langsung masuk kedalam rumah untuk melakukan pengosongan. Sempat terjadi kontak fisik antara aparat dan penghuni rumah. Meski begitu, hal ini tak menghentikan proses eksekusi. Penghuni rumah yang menyaksikan hal itu langsung pingsan.

“Kami hanya menjalankan tugas sesuai dengan surat perintah ekskusi Kepala PN supaya mengosongkan dua rumah diatas tanah tersebut atas permintaan Sri Wahyuni sebagai pemenang lelang,” ungkap Sumardi, juru Sita PN Solo.

Kasus ini bermula, saat Sri Wahyuni memenangkan lelang atas sebidang tanah seluas 578 meter persegi pada tahun 2008 silam. Pihak Sri Wahyuni sudah melakukan negosiasi dengan pihak keluarga, namun tidak kunjung menemukan titik terang. Hingga akhirnya Sri Wahyuni menaikkan kasus ini di meja hijau pada tahun 2015.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge