0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puluhan Kabupaten Ajukan Status Darurat Bencana

merdeka.com
ilustrasi banjir (merdeka.com)

Timlo.net – Sedikitnya 27 kabupaten atau kota di Jawa Timur mengajukan status siaga darurat kepada Gubernur Soekarwo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri telah menetapkan siaga darurat mengantisipasi bencana alam.

“Sudah ada 27 daerah yang mengajukan. Sementara 11 lainnya masih proses,” kata Kepala BPBD Jawa Timur Sudarmawan, Rabu (12/10).

Sudarmawan mengatakan, status siaga darurat bencana 27 daerah itu terkait bencana banjir, longsor dan angin puting beliung.

“Nah, dengan adanya pengajuan ini, semua sumber daya yang dimiliki pemerintah untuk menangani bencana, bisa dikeluarkan. Sumber daya itu bisa berbentuk sumber daya manusia, peralatan, logistik hingga anggaran,” kata dia.

Menurut dia, surat pengajuan siaga darurat bencana ini juga untuk menyiapkan semua yang berkaitan dengan bencana.

“Jadi (pengajuan) ini penting. Kalau tidak ada surat status siaga darurat bencana, proses administrasinya tidak bisa dilakukan. Misalnya mulai pembuatan posko 24 jam, penambahan personel hingga mengelola kegiatan bencana,” tukasnya.

“Kami juga sudah rapat untuk membahas status siaga darurat ini. Secara umum kabupaten atau kota sudah menyatakan siaga darurat. Tapi yang baru selesai baru 27 kabupaten atau kota,” tandasnya.

Sementara di level provinsi, dijelaskan Sudarmawan, surat resmi penetapan status siaga darurat sekarang masih diproses di Biro Hukum Setdaprov Jawa Timur. Sayangnya, BPBD belum mengetahui kapan prosesnya selesai.

Ke-27 daerah yang sudah mengajukan status siaga darurat bencana antara lain; Kabupaten Madiun, Pacitan, Ponorogo, Lamongan, Banyuwangi, Trenggalek, Blitar, Tulungagung, Bojonegoro, Mojokerto, Jombang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Pamekasan, Sumenep, Sampang, Bangkalan, Sidoarjo, Nganjuk dan Kediri.

Untuk pemerintah kota, yang sudah mengajukan antara lain; Kota Kediri, Malang, Batu, Pasuruan, dan Probolinggo.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge