0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Kuat Sakit Hipertensi, Mbah Kariyo Gantung Diri

dok.merdeka.com
Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Sragen — Somo Kariyo (75), warga Dukuh Bawang RT 21, Desa Poleng, Kecamatan Gesi, ditemukan keluarganya telah menjadi matat dalam posisi menggantung. Diduga korban berbuat nekat lantaran menderita hipertensi yang tak kunjung sembuh selama bertahun-tahun.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Dari keterangan pihak keluarga memang korban telah lama sakit hipertensi,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Cahyo Widiarso, Selasa (11/10).

Dari informasi yang ada, kejadian itu diketahui pertama kali oleh saksi yang juga anak korban, Prayitno (40) pada Minggu (8/10) sekitar pukul 06.00 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 01.00 WIB, dia masih sempat melihat orang tuanya itu tidur di kamar.

Namun keesokan harinya, saat dia membuka pintu rumah dikagetkan dengan pemandangan yang tak diduganya. Dia melihat mbah Somo Kariyo telah menggantung di pohon mangga dengan menggunakan tali senar sepanjang dua meter.

Atas kejadian tersebut dia langsung melapor ke Polsek Gesi. Selanjutnya bersama warga, polisi dan petugas Puskesmas menurunkan dan memeriksa jasad korban.

Menurut Saptiwi, dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Jasad korban lantas diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge