0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Buntut Polisi Diserang, Kini Tamu Polres dan Polsek Harus Digeledah

Kapolres Boyolali, AKBP Agung Suyono (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Paska penyerangan anggota Polsek Klego, Brigadir Tri Widodo, pengamanan di seluruh Mapolsek dan Polres Boyolali lebih diperketat. Setiap tamu yang datang harus diperiksa bawang bawaan oleh petugas di Pos Penjagaan.

“Instruksi dari Kapolres, sebagai upaya mewaspadai tindak kejahatan,” kata Kasubag Humas Polres Boyolali, AKP Muryati, Selasa (11/10).

Pemeriksaan tidak hanya pada barang bawaan, namun juga pemeriksaan badan dan muatan yang ada dalam mobil atau motor. Pemeriksaan terhadap pengunjung dan tamu dilakukan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Diakui Muryati, penyerangan terhadap anggota Polsek di wilayah hukum Polres Boyolali baru pertama kali terjadi. Meski pelaku diketahui menderita gangguan jiwa.

“Beruntung korban hanya menderita luka gores di leher,” tambahnya.

Disisi lain, Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Muhammada Kariri, mengungkapkan pelaku penganiayaan tidak bisa diproses hukum karena menderita gangguan jiwa. Saat ini, pelaku sudah dibawa ke RSJD Soejarwadi Klaten untuk mendapatkan perawatan kejiwaan.

“Korban juga hanya mengalami luka ringan, kasusnya gugur demi hukum,” imbuhnya.

Sebelumnya, seorang pria diketahui menderita gangguan kejiwaan, Nardi warga Tanjung, Klego, menyerang anggota Polsek Klego, Brigadir Tri Widodo, menggunakan sabit. Beruntung sabit yang digunakan tumpul, sehingga korban hanya menderita luka ringan.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge