0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tiga Ton Ikan Makarel Dibagikan ke Pondok Pesantren

Boyolali dapat bantuan ikan beku Makarel sebanyak 3 ton dari Kementrian Perikanan dan Kelautan (timlo.net/nanin)

Boyolali — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengelontor bantuan ikan beku jenis Makarel sebanyak tiga ton untuk Boyolali. Bantuan diberikan sebagai upaya untuk mendongkrak konsumsi ikan yang masih sangat rendah. Selain Boyolali, bantuan ikan juga diberikan untuk Solo dan Yogjakarta.

“Tingkat konsumsi ikan di tiga kota ini sangat rendah, jauh dari standar nasional, bahkan untuk Boyolali sangat rendah untuk standar provinsi,” kata Direktur Sistem Logistik Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Sadullah Muhdi, ditemui disela-sela penyaluran bantuan ikan di Disnakan Boyolali, Senin (10/10).

Sementara itu terkait bantuan ikan beku tersebut, diberikan masih dalam kemasan dengan merek atau tulisan huruf asing. Terkait ini, Sadullah menegaskan, bantuan ikan yang diberikan tersebut sepenuhnya merupakan barang milik negara. Sekalipun demikian, diakui sebagian bantuan merupakan barang sitaan perikanan yang masuk ke Indonesia tanpa kelengkapan administrasi, yang kemudian dihibahkan ke masyarakat.

“Tetapi seluruhnya sudah menjadi barang milik negara,” tegas dia.

Sementara itu Kepala Dinas Perternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, Bambang Jiyanto, mengatakan, semula bantuan ikan tersebut ditujukan kepada keluarga miskin yang ada di Boyolali. Hanya saja, pihaknya kesulitan cara membaginya. Akhirnya, bantuan diberikan ke yayasan dan pondok pesantren.

“Harapan kita ini menjadi awal bagi masyarakat Boyolali untuk gemar makan ikan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge