0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahok Baru Pertama Kali ke Makam Soekarno

merdeka.com
Ahok bersama Megawati dan Djarot (merdeka.com)

Timlo.net – Calon gubernur DKI Jakarta incumbent, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku baru pertama kali melakukan ziarah ke makam Bung Karno. Dia bersama wakilnya Djarot Saiful Hidayat ikut rombongan PDIP berziarah ke makam Presiden pertama RI, Soekarno, di Blitar, Jawa Timur.

“Aku bilang aku belum pernah lihat kuburan Bung Karno. Kita ngomong Pancasila melulu, Aku pengen lihat kayak apa sih gitu loh yang dateng,” katanya, Senin (10/10).

Semula, dirinya dan Djarot akan pergi ke Blitar saat libur kerja. Namun, Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, juga ingin berziarah, mereka memutuskan berangkat bersama-sama hari ini, Senin (10/10).

“Ya udah kita atur aja berangkat Sabtu atau Minggu gitu loh. Terus cerita-cerita ke Bu Mega. Dia bilang, ikut saya aja bareng,” tuturnya.

Sebelumnya, PDIP mengajak pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung untuk Pilkada Serentak 2017 berziarah ke makam Bung Karno di Blitar Jawa Timur, Senin (10/10).

Kegiatan ziarah kubur atau nyekar ke makam Bung Karno tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri didampingi beberapa pengurus DPP PDIP antara lain Sekjen Hasto Kristiyanto, Wasekjen Achmad Basarah dan Eriko Sotarduga, Kepala Sekolah PDIP Komarudin Watubun dan beberapa anggota DPR dari Fraksi PDIP.

Wasekjen DPP PDI Perjuangan, Achmad Basarah mengatakan, ziarah ke makam Bung Karno tersebut adalah tradisi PDIP yang selama ini sering dilakukan oleh Megawati Soekarnoputri dan keluarga besar PDIP, baik dalam momentum keagamaan seperti memasuki bulan suci Ramadan dan Idul Fitri maupun saat akan menghadapi momentum penting hajatan nasional seperti Pemilu.

“Kehadiran para calon gubernur dan wakil gubernur tersebut juga untuk mengingatkan mereka semua agar dalam mengikuti proses Pilkada nanti tidak menggunakan cara-cara yang tidak sesuai kepribadian bangsa Indonesia, apalagi menggunakan cara-cara yang dapat merusak eksistensi dan keutuhan NKRI seperti mengeksploitasi isu SARA dan sebagainya,” kata Basarah.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge